Pengelola Wisata di Lampung Terapkan CHSE

  • Bagikan
Foto Rimadani Eka Mareta/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Sejumlah pengelola wisata di Lampung telah mendaftarkan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environment). Hal ini membuat masyarakat tenang saat mendatangi lokasi wisata.

Hal ini tergambar dari beberapa lokasi wisata yang memang ramai di kunjungi wisatawan. Mereka mengaku sedikit lega dengan adanya telah tersertifikasi nya sejumlah tempat wisata ditengah pandemi Covid-19 saat ini.


Hal ini diketahui dalam perjalanan Radar Lampung bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dilakukan disejumlah titik lokasi wisata. Mulai Pantai Kelagian Kecil, Pulau Pahawang, toko oleh-oleh Aneka Rasa, dan Wisata Puncak Mas pada Kamis (23/9).

Ungkapan wisatawan yang nyaman pada lokasi wisata yang sudah bersertifikasi CHSE salah satunya yang diungkapkan M. Aldo saat di temui di Pulau Kelagian Kecil. Dirinya mengajak seluruh keluarganya untuk sejenak berlibur karena sejak pandemi Covid-19 masuk dirinya dan keluarga belum sempat berlibur.

Baca Juga:   Gubernur Lampung Dijadwalkan Ground Breaking Harbour City

“Iya saya dengan keluarga ini dari Banten, saya ya mau liburan saja sekalian menjenguk keluarga disini. Alhamdulillah saya sempat tanya-tanya ke petugas nya sudah di vaksin, terus disini juga penerapan prokesnya ketat ya,” beber Aldo.

Ya setiap para wisatawan yang datang memang diminta untuk melakukan cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh. Meskipun di wisata pantai, penerapan masker juga tetap dilakukan.

Hal serupa juga diungkapkan Nessa Putri saat ditemui di wisata Puncak Mas. Dirinya juga menyebutkan dengan adanya CHSE membuat tak ragu untuk datang ke lokasi wisata.

“Iya Alhamdulillah saya sudah vaksin juga. Terus pas masuk sini ada protokol kesehatan ya, jadi makin tenang gitu buat masuk ke tempat wisata,” tambahnya.

Baca Juga:   Polemik Limbah Pesisir Lampung, Sekprov: Kita Tunggu Saja Laporannya

Sementara Subkoordinator Pendukungan Kegiatan MICE Kemenparekraf, Aryanti Prima Restu menyebut penerapan CHSE ditengah pandemi Covid-19 saat ini memang harus dilakukan seluruh tempat wisata. Pengurusan sertifikasi CHSE juga tidak sulit dan gratis.

“Jadi pelaku usaha juga tidak akan keberatan untuk mengurus sertifikasi ini. Karena itu gratis, dan kami harapkan seluruh wisata di Lampung juga mengurus sertifikasi ini ya, karena potensi Lampung yang sangat tinggi di bidang pariwisata,” ungkap Ary.

Meskipun masih dalam penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun setidaknya persiapan penerapan sertifikasi CHSE bisa segera di lakukan di Lampung.

“Sekali lagi Lampung itu dekat sekali dengan Jakarta. Maka itu harapannya jika sudah dibuka (wisata), bisa langsung bisa diterapkan. Sehingga pariwisata bisa terus hidup,” tandasnya. (rma/wdi)




  • Bagikan