Pengendara Resah, Material Pembangunan Talud Menjulur ke Jalan

  • Bagikan

radarlampung.co.id РPembangunan Proyek talud di jalan lintas Timur Sumatera, tepatnya di Moro Dewe Kawasan Register 45 Kabupaten Mesuji membuat resah warga. Sebab, materialnya menjulur ke jalan yang mengakibatkan salah satu pengendara Asal Kecamatan Banjaragung, Kabupaten Tulangbawang  mengalami Kecelakaan.

Informasi yang dihimpun radarlampung.co.id, peristiwa kecelakaan itu, terjadi Jumat (23/4) sekitar pukul 05.00WIB. pengendara yang melintas di areal pembangunan talud mengalami kecelakaan karena pasir dari pembangunan talud menjulur ke jalan.


Pantauan radarlampung.co.id pada Rabu (5/5), tempat Pembangunan talud saat ini nampak rapih baik itu material batu maupun pasir tidak ada lagi yang menghiasi jalintim.

Namun, material batu dan pasir masih terlihat di satu lokasi dipingir jalan, tepatnya sekitaran pembangunan talud di wilayah Moro Dewe. Disitu, terlihat Material batu yang berbatasan langsung dengan badan jalan.

Baca Juga:   Jalani Sidang PK, Mantan Bupati Lamsel Zainudin Hasan Ajukan Dua Novum Baru

Seperti yang disampaikan salih (48) salah satu pengendara saat melintas dijalan tersebut, dia mengatakan, beberapa waktu lalu, material yang berada dipinggir jalan sedikit menggangu. Sebab, lokasinya berada di pinggir badan jalan.

“Ya Materialnya dulu langsung mentok di pinggir jalan, saya sebagai pengendara sedikit khawatir waktu itu, Apalagi saat malam hari, penerangan di daerah sini tidak ada, bisa-bisa pengendara yang tidak melihat ada material nabrak,” ungkap salih, Rabu (5/5).

Namun, sambung Salih, sepekan terakhir ini, material pasir sudah tidak terlihat di pinggir jalan. Kondisinya pun sudah rapih dan sisa-sisa material juga sudah di angkut oleh pekerja karena sudah dirapikan.

Pantuan dilokasi, saat ini proses pengerjaan proyek talud tersebut sudah hampir rampung namun sayang saat wartawan koran ini berada di lokasi, tidak menemukan satupun pekerja yang berada. Hanya ada beberapa tumpukan batu yang berada di kawasan Register 45 Moro Dewe.

Baca Juga:   Jelang Nataru, Pos Penyekatan Kembali Diaktifkan

Sementara, Kapolres Mesuji, AKBP Alim mengaku sudah menerima laporan terkait peristiwa tersebut dari DPW Pusat Bantuan Hukum (PBH) Badan Advokasi Investigasi (BAIN) HAM RI.

“Kami sudah terima laporan dari DPW PBH BAIN HAM RI. Saat ini, kami masih menyelidiki informasi itu,” ungkap Alim. (muk/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan