Pengepul Getah Karet jadi Korban Pecah Kaca

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Seorang pengepul getah karet, menjadi korban aksi pencurian modus pecah kaca mobil di Jalan Ahmad Akuan Kelurahan Rejosari, Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Senin (1/11).

Akibat peristiwa tersebut, korban Anton Cawis Utomo (35), warga Desa Margorejo, Kotabumi Utara, mengaku kehilangan uang tunai sebesar Rp165 juta yang diletakkan di mobil Avanza warna putih BE 1819 KW miliknya.


Anton menceritakan, sebelum kejadian, dirinya bersama sang istri dan anaknya, baru mencairkan uang tunai sebesar Rp165 juta dari bank BRI Kotabumi dan hendak pulang ke rumahnya.

Namun, diperjalanan tiba-tiba ban mobil ngembos, lalu istri serta anaknya diminta turun menunggu di dekat Klinik Syah Indra, sementara ia mengendarai mobil menuju ke tempat tambal ban yang jaraknya tidak jauh.

Baca Juga:   Pemkab Lampura Dorong Percepatan Realisasi Fisik 2022

Sesampainya di tempat tambal ban, korban turun dan menemui pemilik tambal ban yang berada di seberang jalan setempat.

“Pas saya nyeberang tiba-tiba ada suara kaca pecah. Saat yang bersamaan ada dua sepeda motor, dan seorang pengendara motor membawa tas langsung kabur menuju Kelurahan Rejosari dan satunya lagi arah Sribasuki,” ungkapnya.

Mengetahui hal itu, korban baru sadar dan langsung mengecek mobil miliknya dan ternyata kaca samping kiri sudah pecah.

Sementara, uang tunai Rp165 juta yang disimpan dalam tas warna merah di dalam mobil sudah raib diduga dibawa kabur oleh dua pengendara motor tersebut.

“Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk modal jual beli karet. Setelah kejadian saya langsung melapor ke Polres Lampura,” ungkapnya, seraya mengatakan, tidak mengetahui persis berapa jumlah pelakunya. Namun dirinya memastikan ada dua sepeda motor, yang berkaitan dengan pelakunya.

Baca Juga:   Pemkab Lampura Dorong Percepatan Realisasi Fisik 2022

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lampura AKP Eko Rendi Oktama mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu.

“Masih memintai keterangan terhadap sejumlah saksi-saksi dan korban sendiri,” singkatnya, ketika dihubungi wartawan malam ini.

Selain itu, sambung Eko, pihaknya masih menyelidiki dengan membentuk tim guna mengejar pelaku.

“Korban sudah laporan ke polres Lampura. Kami sudah mengamankan barang bukti seperti pecahan kaca dan mobil milik korban,” Pungkasnya. (Ozy/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan