Penggusuran di Sukarame Ricuh, Satu Mahasiswa UIN Alami Patah Kaki

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Salah satu massa yang juga merupakan mahasiswa UIN Raden Intan Lampung mengalami patah kaki akibat diinjak-injak oleh Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Bandarlampung, Jumat, (20/7).

Mahasiswa yang alami patah kaki kanan tersebut diketahui bernama Haikal, dan saat ini korban sudah dibawa ke rumah sakit daerah Bandarlampung menggunakan mobil ambulan gratis milik Pemkot Bandarlampung.

Rizki (22) rekan korban mengatakan, rekannya menjadi keberutalan oknum anggota Sat Pol PP Kota Bandarlampung berawal dari kendaraan beko atau alat berat mencoba membongkar salah satu rumah yang masih ada penghuninya.

“Kan didalam rumah itu masih ada orangnya, makanya kami coba hentikan kendaraan yang mau bongkar itu,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, di lokasi.

Baca Juga:   Polda Lampung Lakukan Vaksinasi Massal

Menurut Rizki, tiba-tiba beberapa anggota Sat Pol PP memukul bahkan menginjak-injak. “Waktu pol PP itu injak-injak kami, Haikal ini terjatuh akibat di dorong pol PP itu dan injak lagi sampai kaki kanannya patah,” paparnya.

Dia menambahkan, dari beberapa oknum anggota Sat Pol PP yang memukuli dan menginjak-injak massa, ada salah satu oknum tersebut yang ia kenal.

“Ada beberapa Sat Pol PP itu pukul, tapi kami ciren dengan satu orang yang injak rekan kami namanya itu Haris,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan Penggusuran Kampung Pasar Griya, di Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Bandarlampung mendapat perlawanan dari warga, Jumat, (20/7). (ndi/ang)




  • Bagikan