Pengumuman! Penghasilan dan Tunjangan Aparatur Desa Berkurang

  • Bagikan
Ilustrasi/foto sumber cermati.com

RADARLAMPUNG.CO.ID – Penghasilan dan tunjangan kepala serta aparatur desa di Pesawaran bakal menurun. Hal ini disebabkan berkurangnya dana perimbangan, DAU dan DBH yang diterima dari pusat.

“Karena ada pengurangan, maka perhitungan ADD menyesuaikan dana tersebut,” kata Kepala BPKAD Kabupaten Pesawaran Yosa Rizal.


Yosa Rizal mengungkapkan, ADD 10 persen dikali DAU dan DBH. Jika DAU dan DBH naik, begitu juga dengan ADD. Namun penyesuaian Siltap bersifat sementara. Jika ada perubahan dari pusat (tahun depan), maka Siltap akan seperti semula.

“Ini berlaku secara nasional. Perhitungan ADD fleksibel. Jka naik, maka Siltap akan naik juga,” ucapnya

Diketahui, surat yang ditandatangan oleh Sekretaris Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa dan Peraturan Daerah Nomor 3/2021 tentang perubahan APBD tahun anggaran 2021 menjadi dasar bahwa telah terjadi pengurangan dana transfer yang diterima Kabupaten Pesawaran dari pemerintah pusat. Ini menyebabkan penyesuaian anggaran alokasi dana desa (ADD) tahun anggaran 2021.

Baca Juga:   Proyeksi Pendapatan Pesawaran 2022 Rp1,437 Triliun

Menurut peraturan bupati tahun 2020 tentang besaran penghasilan tetap (Siltap) dan tunjangan, dengan adanya penyesuaian ADD, maka memengaruhi kapasitas keuangan desa sehingga Siltap dan tunjangan kepala desa, perangkat serta tunjangan BPD akan menyesuaikan dengan kemampuan keuangan desa.

Penyesuaian pembayaran akan dilaksanakan terhitung mulai Juli sampai dengan Desember 2021.




  • Bagikan