Pengunjung Kampung Vietnam Dibubarkan Polisi, Begini Alasan Pengelola Versi Kapolsek

  • Bagikan
Jajaran petugas Polsek Kemiling Bandarlampung membubarkan aktivitas wisata di Kampoeng Vietnam yang terletak di Kelurahan Sumber Agung, Kemiling, Bandarlampung, Minggu (16/5). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Guna mengantisipasi adanya kerumunan selama masa pandemi Covid-19, Polsek Kemiling membubarkan pengunjung yang datang ke tempat wisata Kampung Vietnam, Minggu (16/5). Pembubaran lokasi wisata yang berada di Sumber Agung, Kemiling, Bandarlampung tersebut dilakukan seiring imbauan pemerintah mengurai kerumuman yang berpotensi meningkatkan jumlah penularan virus Corona.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Kemiling Iptu Irwansyah membenarkan adanya pembubaran keramaian di lokasi wisata tersebut. Di samping itu, pihaknya juga memberikan peringatan kepada pengelola tempat wisata tersebut.

Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung juga telah mengeluarkan imbauan agar tempat wisata tidak beroperasi hingga 16 Mei. “Jadi kita bubarkan, kemudian pengelola juga sudah diberi arahan dan peringatan terkait hal itu,” katanya.

Baca Juga:   Update Covid-19 Lamtim, Bertambah 35 Kasus Baru

Dia melanjutkan, berdasarkan keterangan pengelola, pihaknya berdalih tempat wisata tersebut sejatinya tidak beroperasi selama perayaan Idul Fitri. Saat itu, tempat wisata hanya diisi keluarga pemilih yang memang sedang berkumpul.

Jumlahnya, kata dia, yakni sekitar 20 orang. “Karena dilihat ramai, masyarakat kemudian mengira kalau tempat wisata itu buka dan akhirnya memutuskan datang dan menghabiskan waktu di sana,” kata dia.

Dia juga mengatakan, pihak pengelola mengaku sebelumnya telah mengatakan pada pengunjung yang datang bahwa tempat wisata tersebut sedang tidak beroperasi. Namun, lokasi tempat wisata yang tidak memiliki pagar pembatas membuat pengunjung yang datang tidak dapat terkendali. Sehingga beberapa pengunjung memutuskan untuk masuk hanya sekedar duduk dan berswafoto.

Baca Juga:   Pedagang Kios Al-Furqon Keberatan Bergantian Tempat dengan Pedagang Malam

Melihat beberapa pengunjung yang datang ke tempat wisata tersebut, akhirnya pihak kepolisian turun tangan guna membubarkan pengunjung yang datang. “Memang tidak sampai 50 orang di lokasi tersebut, tapi daripada menimbulkan potensi keramaian yang lebih banyak, jadi kita bubarkan saat itu juga,” tandasnya. (ega/sur)



  • Bagikan