Pengusutan Dugaan Markup Nilai Unila Selesai, Ini Hasilnya


Humas PMB Unila M. Komarudin. Foto Ruri/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id- Proses klarifikasi indikasi adanya penggelembungan nilai pada seleksi jalur prestasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Universitas Lampung dinyatakan sudah selesai.

Humas Penerimaan Mahasiswa Baru Unila M. Komarudin mengatakan, sepuluh sekolah yang telah ditunggu untuk proses klarifikasi sudah datang ke Unila dan memberikan penjelasan terkait indikasi mark up nilai.





“Kemarin sudah datang, dan sudah melakukan klarifikasi. Setelah diverifikasi tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap positioning siswa, sehingga tidak kita coret dari SNMPTN,”kata Komarudin, Kamis (13/6) sore melalui sambungan telepon.

Sehingga, lanjutnya, untuk proses verifikasi dan klarifikasi didapat dua peserta dari dua daerah yang terbukti markup nilai, dan sudah dibatalkan statusnya sebagai calon maba Unila jalur SNMPTN.

“Jadi total peserta yang gugur sebanyak 95 orang, 93 tidak melakukan daftar ulang saat penyerahan berkas, serta dua orang yang terbukti markup nilai dan memberikan dampak yang signifikan, sehingga tidak bisa dimasukkan dalam proses selanjutnya,”jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Unila mengusut dugaan meskipun nilai. Dari hasil penggusuran itu Unila telah memberhentikan dua calon mana Unila. Unila juga memanggil perwakilan sejumlah sekolah untuk klarifikasi (rur/wdi)