Penyaluran Bantuan Tunai PKL dan Warung Capai 24 Persen Dari Target

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dampak pandemi Covid-19 terhadap perekonomian dirasakan hampir seluruh lapisan masyarakat. Utamanya setelah diberlakukan PPKM yang membatasi mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Terlebih bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang omzetnya menurun drastis sejak adanya PPKM.


Pemerintah merespon kondisi ini dengan mencetuskan program Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima dan Warung (BT-PKLW) yang termasuk dalam Klaster Perlindungan Sosial (Perlinsos) pada Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Ini untuk melengkapi program pemerintah yang sudah berjalan, seperti Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM), Subsidi Bunga KUR, Penjaminan Kredit Modal Kerja UMKM, PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah, dan Restrukturisasi Kredit UMKM.

Presiden Joko Widodo juga telah meluncurkan program BT-PKLW secara resmi di Yogyakarta pada 9 Oktober 2021 dengan didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubowono X.

Baca Juga:   Alumni Golkar Institute Harus Berani Ambil Peran Strategis Ekonomi Global

Meneruskan kegiatan tersebut, Kamis (14/10), Menko Airlangga menyalurkan bantuan BT-PKLW kepada beberapa perwakilan PKL dan PW di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).




  • Bagikan