Penyebab Kebakaran Ponpes Diduga Korsleting, Kerugian Ditaksir Rp1 M

  • Bagikan
Wali Kota Bandarlampung meninjau kebakaran di Pondok Pesantren Al Hidrotul Munawaroh, Jalan Purnawirawan, Kelurahan Gunungterang, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung, Senin malam (15/7). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG
Wali Kota Bandarlampung meninjau kebakaran di Pondok Pesantren Al Hidrotul Munawaroh, Jalan Purnawirawan, Kelurahan Gunungterang, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung, Senin malam (15/7). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG

radarlampung.co.id – Kebakaran di Pondok Pesantren Al Hidrotul Munawaroh menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp1 miliar. Peristiwa di Jalan Purnawirawan, Kelurahan Gunungterang, Kecamatan Langkapura, Bandarlampung itu diduga dipicu hubungan pendek arus listrik.

Berdasar pantauan Radarlampung.co.id, Wali Kota Bandarlampung Herman HN turun meninjau bangunan yang merupakan asrama santri, sekaligus kediaman pemilik pondok pesantren. Bangunan yang terbakar itu didominasi kayu dan bambu.

Ketua RT. 02 Sobri Narudin mengatakan, ia melihat melihat api sudah berkobar. Sementara santri berupaya memadamkan api dengan air seadanya. Namun upaya tersebut membuahkan hasil.

”Kita baru keluar dari masjid. Api cepat besar. Sebab bangunan terdiri dari kayu dan geribik,” kata Sobri.

Baca Juga:   Penampakan Ruang Asrama Haji Rajabasa yang Akan Jadi RS Darurat

Ia menduga kebakaran disebabkan hubungan pendek arus listrik. “Diduga korsleting listrik. Api ada di sebelah Barat pondok santriwati,” ujarnya.

Sobri memperkirakan kebakaran di lahan seluas 500 meter persegi itu menyebabkan kerugian hingga Rp1 miliar. ”Melihat bangunan santriwati dan santriwan terbakar, kemudian rumahnya pak Kiyai Sufroni Al Alwi, mungkin kerugian mencapai Rp1 miliar,” ujarnya.

Dilanjutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. ”Alhamdulillah, saat kebakaran, santriwati sedang tidak ada di asrama. Pak Kyai juga sudah diamankan di rumah warga,” sebut dia. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.20 WIB. (mel/ais) 




  • Bagikan