Penyelenggaraan Pemilu Harus Perhitungkan Segala Aspek

  • Bagikan
Suasana seminar nasional bincang-bincang Demokrasi di Hotel Radisson Bandarlampung, Senin (5/7). Foto M. Tegar Mujahid/Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID- Pelaksanaan Pemilihan baik pilkada, pileg, maupun pilpres bakal digelar tahun 2024. Ini menjadi sesuatu yang harus dipersiapkan sejak jauh hari dan memperhatikan segala aspek.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Lampung Prof. Dr. Yulianto, saat seminar nasional bincang-bincang Demokrasi di Hotel Radisson Bandarlampung, Senin (5/7).

Prof Yulianto mengatakan, pemilihan 2024 sudah pasti menjadi isu strategis yang harus dipersiaplan dengan matang. Tidak harus menunggu tahapan saja, akan tetapi menurutnya harus dipersiapkan sejak sekarang.
Menurutnya, banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran dalam penyelenggaraan pesta demokrasi ini, khususnya pada Pileg dan Pilpres tahun 2019 silam.

Catatan Radar Lampung, kala itu, banyak persoalan menimpa, secara nasional anggota KPPS yang meninggal dunia hingga ratusan orang. Sementara yang sakit mencapai ribuan orang.

Baca Juga:   Belasan Formasi CPNS 2021 Tuba Nihil Pelamar

Karenanya, dia menilai perlu persiapan yang sangat-sangat matang menuju tahun 2024 sebab pilkada, pileg, dan pilpres akan diselenggarakan di tahun yang sama. “Banyak sekali peristiwa yang bisa dijadikan pengalaman pada pemilu 2019. Misalnya KPPS yang kurang memperhatikan kesehetan sehingga sakit, bahkan meninggal dunia,” ucapnya.

Karenanya dia mengajak semua pihak, baik penyelenggara dan pemerintah untuk sama-sama menyambut penyelenggaraan pesta demokrasi ini dengan menperhitungkan segala aspek yang ada. Dimana hal ini dilakukan paling tidak untuk memininalisir kesalahan-kesalahan yang terjadi sebelumnya. “Kita tentunya menginginkan jangan sampai terulang seperti pemilu 2019,” harapnya.

Salahsatu faktor yang terjadi pada 2019, lanjutnya, adalah kurang siapnya penyelenggara dan pengawas pemilu.  Dia menyarankan KPU dan Bawaslu harus sudah mulai membuat perencanaan dari sekarang. Khususnya di beberapa sektor. Selain kesiapan SDM, pun hal seperti kevalidan data pemilihpun menjadi hal yang harus dioptimalkan.
Dengan diselenggarakannya seminar ini, dia berharap bisa mengedukasi sekaligus memberi kontribusi saran dan masukan dalam pelaksanaan pemilu 2024 yang lebih baik lagi.

Baca Juga:   Tanggapi Polemik UKT, Jubir Rektor: Unila Mengemban Kewajiban Finansial

“Bagaimana bisa secara aspek hukum bisa dibahas secara detail, masukan-masukan dari narasumber. Agar pelaksanaan pemilu lebih baik,” imbuhnya.

Seminar yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Lampung digelar dengan tema  “Menegakkan Demokrasi yang Bermartabat Integritas Penegakkan Hukum dalam Menyambut Pilkada Serentak 2024”.

Acara menghadiri berbagai pejabat baik dari daerah, provinsi, maupun pemerintah pusat secara daring dan luring. Diantaranya Dirjen OTDA Kemendagri Akmal Malil Pileang, Asisten I Setprov Lampung  Qudratul Ikhwan, Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, dan beberapa pejabat lain. (abd/wdi)




  • Bagikan