Penyiram Istri Dengan Cuka Para Diciduk di Exit Tol

  • Bagikan
Tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KdRT) yang diamankan anggota Polsek Gunungsugih saat mengemudikan truk di exit tol Terbanggi Besar, Jumat (6/8). FOTO DOKUMEN POLSEK GUNUNGSUGIH

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pelarian Mahran Andi Asmara (37), warga Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandarlampung berakhir. Buronan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KdRT) ini diamankan anggota Polsek Gunungsugih, Jumat (6/8).

Sebelumnya, ia diburu karena menyiram Susilowati (37), istrinya dan anak mereka dengan cuka para, pada Desember 2019 silam. Peristiwa itu terjadi di Dusun Karanganyar, Kecamatan Gunungsugih, Lampung Tengah.


Kapolsek Gunungsugih AKP M. Teguh Riwayanto menyatakan kekerasan dalam rumah tangga itu terjadi pada 25 Desember 2019.

“Tersangka cemburu dan menuduh istrinya memiliki hubungan dengan lelaki lain,” kata Teguh Riwayanto.

Teguh mengungkapkan, sebelumnya pasangan suami istri yang menikah pada 2013 ini terlibat percekcokan di rumah mereka. Mahran menuduh istrinya selingkuh.

Baca Juga:   Gagalkan Penyelundupan 6.075 Ekor Burung, KSKP Bakauheni Raih Penghargaan

Sementara Susilowati balik menuding suaminya menikah siri dengan wanita lainn. Emosi, Mahran menyiram cuka para ke arah istrinya.




  • Bagikan