Perairan Laut Lampung Masuk Zona Merah Tempat Transaksi Minyak Ilegal

  • Bagikan
Diamankan : Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia Coast Guard (IDNCG) menangkap kapal yang melakukan transfer bahan bakar minyak (BBM) Ilegal di perairan Provinsi Lampung, Jumat (6/3). Foto M. Tegar Mujahid/ Radar Lampung.co.id

radarlampung.co.id – Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia Coast Guard (IDNCG) mengungkapkan bahwa perairan laut Provinsi Lampung masuk dalam zona merah tempat transaksi minyak ilegal.

“Ya memang di Lampung ini perairannya agak rawan. Dan masuk dalam spot zona merah transaksi minyak ilegal. Memang kita sudah lama mengincar kapal yang mengangkut minyak ilegal,” ujar Kasubdit Garopsla Bakamla RI Kolonel Laut (P) Imam Hidayat, Jumat (6/3).

Untuk dari itu pihak Bakamla RI terus akan melakukan pemantauan aktifitas ilegal di perairan laut Lampung. “Dari kasus ini akan kita kembangkan lagi dan akan koordinasi dengan aparat terkait yang mempunyai kewenangan di laut untuk memerangi kegiatan ilegal ini,” ucapnya.

Baca Juga:   Polisi Bakal Usut Soal Orderan Fiktif

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan terus mengawal penyidikan dari penangkapan minyak ilegal ini. “Ya tentunya penyidiknya dalam hal ini BPPNS dari migas dan kemudian polisi. Untuk masalah pengawalan itu ada namanya monitoring dan nanti setiap perkara ini berjalan dan pastinya polisi memberikan perkembangan terkait penyelidikan ini. Kita akan terus meningkatkan operasi, dan tingkatkan koordinasi dengan instansi terkait dan maping persoalan. Dan kita akan melakukan penangkapan,” tandasnya. (ang/ang)

 




  • Bagikan