Peralihan Cuaca, Harga Ikan di Pesbar Melambung

  • Bagikan
Suasana Pantai Teluk Stabas, Selasa (16/7). Peralihan cuaca menyebabkan nelayan hanya bisa melaut dengan jarak terbatas. FOTO TRI SUTRISNO/RADARLAMPUNG.CO.ID
Suasana Pantai Teluk Stabas, Selasa (16/7). Peralihan cuaca menyebabkan nelayan hanya bisa melaut dengan jarak terbatas. FOTO TRI SUTRISNO/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Harga ikan di Pesisir Barat diperkirakan melonjak dari hari-hari biasa hingga pertengahan Agustus mendatang. Peningkatan tersebut dipengaruhi peralihan cuaca.

Sekretaris Koperasi Mina Makmur Lestari Firdawan mengatakan, peralihan cuaca menyebabkan berkurangnya area penangkapan ikan. “Biasanya 35 mil, sekarang hanya bisa menjangkau 15 mil saja,” kata Firdawan.

Kenaikan harga ikan itu di antaranya dari jenis Blue Marlin (Tuhuk), Kerapu, Tongkol, Kakap Merah hingga ikan kecil. “Untuk kisaran harga dari koperasi, rata-rata Rp25 ribu sampai Rp ribu per kilogram. Kecuali ikan Tuhuk, mencapai Rp40 ribu. Kemudian Kakap Merah Rp60 ribu. Di pasaran harganya bisa dua kali lipat,” urainya.

Firdawan mengungkapkan, cuaca ekstrem seperti ini memang sudah menjadi kondisi yang biasa untuk nelayan. Bisa dikatakan sebagai musim paceklik bagi nelayan.

“Kecuali ada nelayan yang nekat masuk di wilayah 35 mil. Mereka akan mendapat ikan. Tapi ya, risikonya harus melawan angin besar,” sebut dia. (try/ais)




  • Bagikan