Perampok Beraksi di Tubaba, Sempat Minta Maaf ke Korban Sebelum Kuras Harta


Perampok beraksi di kecamatan Tuba Tengah. Perampok menggasak dua unit sepeda motor, emas hingga uang tunai milik salah satu warga. Foto ist

RADARLAMPUNG.CO.ID – Aksi perampokan terjadi di Kecamatan Tulang Bawang Tengah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Para perampok menyatroni rumah H. Iskandar di warga RT 14 RT4 Candra Jaya Tulang Bawang Tengah 25 februari lalu.

Menurut Iskandar, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Malam itu dia tidak mengetahui adanya empat orang pelaku perampokan menyatroni rumahnya. Mulanya ia dibangunkan oleh istrinya pukul 03.00 WIB untuk ke kamar mandi. selalu ingin ke kamar mandi. Tetapi, istri korban melihat pintu belakang terbuka.





Iskandar diminta istrinya untuk menutup pintu tersebut. Iskandar kemudian membuka pintu besi di tengah rumah yang menuju arah dapur. Setelah terbuka, salah satu perampok menodongkan senjata tajam jenis golok ke istrinya. Sedangkan dua orang lainnya tengah ngotak-ngatik tiga unit motor miliknya di garasi.

“Di waktu yang bersamaan itu pula, satu orang pelaku langsung menodong istri saya dengan menggunakan golok ke bagian leher,” katanya.

Iskandar tak luput dari ancaman. Seorang diantaranya menghunus golok ke leher Iskandar dan meminta korban tidak berteriak. Setelah itu, tangan dan kaki Iskandar dan istrinya diikat dengan lakban dan keduanya diminta tengkurap di lantai.

Uniknya kawanan ini sebelum melakban mulut dan tangan serta kaki pasangan suami istri itu mereka terlebih dulu minta maaf ke korban. “Mak maaf, saya orang yang tidak punya, mau ambil duit Mak,” kata Iskandar menirukan penuturan salah seorang perampok.

Kurang lebih selama satu setengah jam kawanan perampok menguras harta Iskandar. Para perampok membawa barang-barang berharga termasuk tiga unit sepeda motor. Dua unit sepeda motor matic baru dibeli bulan september 2021 lalu dan satu unit sepeda motor honda revo.

“Sebenarnya satu unit Yamaha RX spesial juga sempat dibawa pelaku, namun kemudian ditinggal oleh mereka di seberang rumah korban. Selain itu para pelaku juga menemukan 32 gram emas berupa gelang dan cincin, serta uang lebih dari 10 juta yang disimpan di dalam lemari rumah. Jadi uang beserta emas 32 gram berikut 2 BPKB motor mereka bawa,” kata korban.

Perampok diduga masuk lewat lubang angin dari arah dapur rumah. Diduga para perampok tersebut telah mengincar Iskandar sejak beberapa waktu sebelumnya.  “Mungkin saja sejak sore mereka sudah mengintai di rumah saya ini karena sebelumnya mereka telah mengetahui adanya motor baru yang saya beli bulan September lalu. BPKB-nya pun baru keluar,” katanya.

Iskandar sendiri berharap agar polisi segera mengungkap kasus perampokan yang menimpa dirinya. (fei/wdi)