Perampok BRILink Lamtim Tembak Kepala Korban, Kapolres dan Jajaran Langsung Olah TKP


ILUSTRASI: Kasus penembakan (medium)

Radarlampung.co.id – Personil gabungan Polres Lampung Timur bersama Polsek Way Bungur melakukan penyelidikan kasus perampokan yang mengakibatkan tewasnya Karyawan BRI Link Desa Tambah Subur, Jumat (21/1).

Kapolres Lamtim AKBP ZakyAlkazar Nasution melalui Kasat Reskrim AKP Ferdiansyah menjelaskan, saat ini jajaranya sedang melakukan penyelidikan atas tewasnya Leli Agustin (20), warga Desa Toto Projo, Kecamatan Way Bungur, yang menjadi korban peristiwa perampokan pada pukul 17.15 WIB, Jumat (21/1).





“Kami masih melakukan olah tempat kejadian peristiwa dan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk keluarga korban untuk menyelidiki kasus tersebut,” jelas AKP Ferdiansyah didampingi Kapolsek Way Bungur Iptu Riki Setiawan.

Dilanjutkan, peristiwa perampokan itu berawal ketika pukul 15.30 WIB korban didatangi pelaku yang belum dikenal menggunakan sepeda motore Honda Ferza merah.

Kepada korban, pelaku mengatakan akan mengambil uang Rp100 juta. Kepada pelaku, korban menjawab bila akan mengambil uang jumlah besar harus menelpon dulu.

Korban kemudian menemui pemilik BRI Link. Korban mengatakan kepada pemilik curiga kepada pelaku yang sempat mondar mandir.

Kemudian, pukul 17.15 WIB pelaku kembali mendatangi korban setelah sebelumnya antara pelaku dan korban berkomunikasi melalui telepon genggam.

Kemudian pelaku merampas uang yang sudah disiapkan oleh pemilik BRI Link di dalam tas tersebut dan bergegas menaiki motor, korban panik dan berusaha menarik badan pelaku.

Namun, pelaku justru menembak korban di bagian kepala. Akibat luka tembak itu, korban meninggal dunia. “Kami masih berusaha memburu pelaku,” jelas AKP Ferdiansyah. (wid/sur)