Perawat Puskesmas Kedaton Diduga Dianiaya 3 Orang yang Hendak Pinjam Tabung Oksigen

  • Bagikan
ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID – Nasib nahas dialami perawat Puskesmas Kedaton yang diketahui bernama Rendi Kuriawan. Saat tengah piket malam, ia diduga dikeroyak tiga laki-laki yang mengatasnamakan keluarga pejabat, pada Minggu (4/7). Akibatnya, korban mendapatkan beberapa luka di bagian kepala dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kedaton.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandarlampung Edwin Rusli membenarkan kabar tersebut. Motif pengeryokan, ujar Edwin, bermula saat Rendi tengah piket didatangi tiga laki-laki ingin meminjam tabung oksigen. Lantaran tidak ada pasien yang dibawa, korban pun menanyakan keberadaan pasien. Bukannya jawaban yang didapat, malah pukulan mendarat di kepalanya.

“Saya rasa mau penipuan, karena dia bilang ada orang tua sakit, (tiga laki-laki) mau minjam tabung oksigen. Ditanya pasiennya mana, dijawab gak ada, di rumah. Kita kan bukan tempat peminjaman tabung oksigen, kitakan pukesmas. Disuruh perwat datang ke Puskesmas, malah di keroyok,” ujarnya saat dihubungi Radarlampung.co.id, Minggu (4/7).

Baca Juga:   Konfrontir, Kasus Dugaan Pemukulan Perawat Ditentukan Gelar Perkara

Akibat kejadian tersebut, menurut Edwin korban mengalami beberapa luka di bagian kepala dan tengah menjalani perwatan di RSUDAM. “Lagi dirawat, dipukul pakai tangan kosong, tapi sempat juga mau dipukuk pakai batu tapi ditahan. Sudah dilaporkan juga ke RSUDAM. Setelah kabur para pelaku melakukan hal yang sama di Puskesmas Gedong Air,” ungkapnya.

Ditanya apakah benar ketiga pelaku mengatasnamakan keluarga pejabat, Edwin pun membenarkannya. Namun dirinya belum mengetahui siapa pejabat yang dimaksud. “Ya kata mereka bawa-bawa nama pejabat. Tekait siapa, saya baru mau tanya,” tuturnya.

Ditambahkannya, untuk kebutuhan oksigen di Bandarlampung sendiri masih cukup. “Saat ini masih cukup, tapi memang mesti berhemat karena kebutuhan dari pemasok sudah mulai kehabisan. Pemasok kita dari Palembang dan Bandarlampung, yang dari Bandarlampung dari Jakarta,” terangnya. (pip/sur)




  • Bagikan