Percepat Pembangunan Rendah Karbon di Indonesia Melalui Investasi dan Kolaborasi Global

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Indonesia dan Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) giat melakukan kerjasama untuk memperkuat praktik tata kelola pemerintahan serta bertukar pengalaman di berbagai bidang lainnya.

Awal 2019, Delegasi Republik Indonesia diundang ke Kantor Pusat OECD di Paris dalam rangka pengembangan sektor energi bersih di negara-negara berkembang.

Kemudian akhir 2019, Pemerintah Indonesia dan OECD secara resmi meluncurkan program Clean Energy Finance and Investment Mobilisation (CEFIM) Indonesia.

Salah satu kegiatan utama CEFIM Indonesia adalah penyusunan Clean Energy Finance and Investment (CEFI) Policy Review of Indonesia yang telah selesai dan siap diluncurkan.

Laporan tersebut memuat sejumlah rekomendasi implementatif bagi Indonesia guna mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) serta mempercepat transisi energi bersih dan berkelanjutan Indonesia.

Baca Juga:   PKL dan Warung Kecil Level 4 Bakal Dapat Insentif Rp1,2 Juta

“Saya mengapresiasi OECD yang telah menyusun laporan ini. Secara komprehensif menggambarkan tantangan dan peluang untuk meningkatkan pembiayaan dan investasi energi bersih di Indonesia,” kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada webinar peluncuran laporan tinjauan OECD terhadap pembiayaan dan onvestasi energi bersih Indonesia di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (28/6).




  • Bagikan