Perihal Tersinggung, Tikam Teman dengan Pisau Dapur


ILUSTRASI DOK. JAWAPOS.COM

Radarlampung.co.id – Lantaran tersinggung, seorang pemuda tega menikam temannya. Pelaku atas nama Jordi Vernando (18), warga Kampung Karangendah, Kecamatan Terbanggibesar, Lampung Tengah, diamankan Polsek Terbanggibesar, Rabu (5/1) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kapolsek Terbanggibesar Kompol I Made Silva Yudiawan menyatakan, peristiwa penusukan berawal ketika tersangka dan kakaknya Rosi datang ke rumah Aris Setiyadi (28), warga Kampung Karangendah, Selasa (4/1) sekitar pukul 21.00 WIB.





“Kebetulan di rumah Aris ada temannya Riska (18). Kakak tersangka Rosi bermaksud menggadaikan HP. Riska menyanggupinya digadai Rp500.000,” katanya.

Pada pukul 01.00 WIB, kata Made, Rosi dan tersangka meminjamkan HP yang telah digadaikan kepada korban untuk menelepon. “HP diberikan. Rosi meminta gadaiannya ditambah lagi Rp500.000. Korban tak menyanggupinya karena tak punya uang lagi. Rosi pun pergi sendiri untuk mencari siapa yang mau megang gadaian HP Rp1.000.000,” ungkapnya.

Tersangka lantas berbincang dengan korban. Rupanya, sekitar pukul 02.30 WIB, ada omongan korban yang membuat tersangka tersinggung.

“Tersangka langsung mengambil pisau dapur yang kebetulan di atas meja. Tersangka menusuk korban Riski di bagian pinggang belakang, menusuk di tangan, dan dada sebelah kanan. Aris berusaha melerai dan memegang tersangka. Tersangka berhasil kabur,” ujarnya.

Polsek Terbanggibesar pun lantas dihubungi.

“Anggota langsung ke TKP. Korban dilarikan ke RS Islam. Anggota langsung melakukan pencarian terhadap tersangka. Tersangka dapat diamankan saat bersembunyi di rumah kosong tak jauh dari TKP,” ujarnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kata Made, tersangka dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHP. “Tersangka terancam hukuman 5 tahun penjara,” tegasnya. (sya/sur)