Peringatan Sumpah Pemuda, Momen Bangkit Melawan Pandemi

  • Bagikan
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona menyerahkan piala lomba reportase desa di sela peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10). FOTO FAHRURROZI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 diharapkan menjadi perekat persatuan  sebagai bangsa untuk bersama-sama bangkit melawan pandemi, serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan pemuda.

“Persatuan bangsa Indonesia sejak 93 tahun yang lalu ialah bukti bersatunya pemuda Indonesia. Tanpa persatuan pemuda, bangsa Indonesia tidak kita nikmati hari ini. Tanah Air Satu, Bahasa Satu, Bangsa Satu, Indonesia,” kata Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona saat menyampaikan amanat pada upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda, Kamis (28/10).


Dendi mengungkapkan, peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini mengusung tema Bersatu, Bangkit dan Tumbuh. Tema tersebut dimaksudkan untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda dan diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda.

Baca Juga:   Pesawaran Raih Penghargaan Penyaluran Dana Desa Terbaik

“Hanya dengan persatuan, kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa,” tegasnya.

Dijelaskan, dari 64,50 juta pemuda atau seperempat populasi penduduk Indonesia, sebanyak 117.696 merupakan pemuda Pesawaran atau 24,65% dari jumlah penduduk kabupaten itu.

“Tentunya para pemuda menjadi harapan besar kemajuan bangsa yang sudah di depan mata. Tetapi, tanpa komitmen bersatu para pemuda untuk bangsa, niscaya impian menjadi bangsa yang unggul tidak akan terwujud. Pemuda sebagai agen perubahan (agent of change) ialah sebuah fakta sejarah yang tidak bisa dihindari. Pemuda Indonesia selalu menjadi penentu momen penting perjalanan bangsa Indonesia,” pungkasnya. (ozi/ais)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan