Peringati HUT PGRI dan Hari Guru, Ini Kata Bupati Budi Utomo

  • Bagikan

 

RADARLAMPUNG.CO.ID – Peran dan fungsi Guru sebagai tenaga pendidik merupakan sesuatu yang sangat penting. Hal itu mengingat maju mundurnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tentu sangat ditentukan oleh peran Guru.


Karena itulah, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai wadah Guru memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan pendidikan dalam menjawab tantangan perubahan zaman.

Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 yang memaksa untuk bertransformasi menyelenggarakan pembelajaran yang inovatif.

Hal itu dikatakan Bupati Lampung Utara (Lampura), H. Budi Utomo, S.E., M.M., pada Peringatan HUT PGRI ke-76, Peringatan Hari Guru Nasional 2021, dan Launching Sekolah Digital di GOR Sukung Kotabumi, Kamis (25/11).

Turut hadir juga pada acara tersebut, jajara Forkopimda Kabupaten, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. H. Mat Soleh, M.Pd., Ketua PGRI Lampung Utara Rohmadi, S.Pd., M.M., beserta pengurus di 23 Kecamatan, dan para Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampura.

Bupati menambahkan, selama hampir dua Tahun terakhir, para Guru terus berjuang memberikan pendidikan di tengah semua tantangan pandemi. Bapak dan Ibu Guru ditantang dapat memanfaatkan teknologi, membuat pembelajaran daring yang menarik bagi siswa melalui WhatsApp, Zoom, Google Classroom, dan aplikasi daring lainnya.

Sementara di daerah yang sulit akses internet, banyak guru yang menantang risiko dengan mengajar dari rumah ke rumah. Ini adalah wujud nyata pengabdian para tenaga pendidik yang tidak lelah mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.

Disisi lain, Pemerintah juga telah menghadirkan beragam paket kebijakan, diantaranya memberikan opsi bagi para guru untuk menerapkan kurikulum darurat, yang lebih ramping dan lebih sederhana.

Baca Juga:   Dinkes Lampura dan PDI-P Bukitkemuning Gelar Vaksinasi Covid-19

“Pemerintah juga telah membagikan modul pembelajaran di masa khusus untuk membantu pembelajaran di daerah yang sulit akses internet, dan juga mengembangkan platform Guru Belajar dan Berbagi, sehingga para guru dapat saling belajar dari rekan sejawatnya dalam mengembangkan pembelajaran,” ujar Bupati.

Selain itu, sambung Bupati, Pemerintah juga memprioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Dan Alhamdulillah, berkat kepatuhan dan ketangguhan dari Bapak dan Ibu Guru, kita berhasil melewati masa yang penuh tantangan.

“Saat ini kita sudah dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka terbatas, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat demi keselamatan semua warga sekolah. Dan sekali lagi, peran Ibu dan Bapak guru sangatlah besar dalam menyukseskan Pembelajaran Tatap Muka terbatas ini,” ungkap Bupati.

Karena itu, pada kesempatan yang baik tersebut Bupati mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Terima kasih atas kerja keras dan dedikasi Bapak dan Ibu Guru dalam mendidik dan mencerdaskan generasi bangsa, khususnya yang berada di Kabupaten Lampura.

“Saya ucapkan Selamat HUT PGRI ke-76, Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2021, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan kepada kita semua. Amin ya Robbal Alamin,” tandas Bupati.

Pada momentum HUT PGRI ke-76 dan Hari Guru Nasional tahun 2021 bertajuk Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan, juga dilaksanakan launching Lampura Digital Smart School, dan 1.000 video pembelajaran sekolah di Kabupaten Lampung Utara.

Pada acara itu juga diberikan bantuan kepada perwakilan Sekolah Digital dan beasiswa kepada para guru dan siswa berprestasi.

Baca Juga:   Dinkes Lampura dan PDI-P Bukitkemuning Gelar Vaksinasi Covid-19

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampura, Mad Soleh mengatakan, dalam masa tahun kedua pandemi Covid-19, mengawali Pembelajaran Tatap Muka secara Terbatas (PTMT) telah kembali dilaksanakan di berbagai wilayah, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

“Dengan kembali dibukanya sekolah, diharapkan dapat menekan angka learning loss dan meminimalisasi terjadinya lost generation pada anak didik kita,” ujar Mad Soleh.

Namun demikian, imbuhnya, sekolah jangan sampai menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19. Untuk itu, keselamatan dan kesehatan anak didik, pendidik dan tenaga kependidikan mesti menjadi prioritas utama.

Saat ini, sebut Mad Soleh Pemerintah daerah memprioritaskan pemberian vaksin bagi para guru, pendidik, tenaga kependidikan, siswa, dan mahasiswa. Serta, kita telah dimulai pemberian vaksin bagi anak didik di bawah usia 12 tahun.

Pemberian vaksin di lingkungan pendidikan ini merupakan wujud perhatian dan komitmen pemerintah tentang pentingnya sektor pendidikan.

Di masa ini, kata dia lagi, peran teknologi dan inovasi dalam pendekatan pembelajaran sangat penting dipahami guru. Kerjasama yang efektif dengan orangtua menjadi perlu terus ditingkatkan.

“Satu hal yang menjadi pembelajaran penting pasca Covid-19 adalah peran guru tidak dapat digantikan oleh teknologi. Guru adalah suri tauladan, kawan belajar, dan pemberi semangat ulung agar bara api anak didik tetap menyala untuk terus belajar meraih mimpi. Guru juga dituntut menjadi pembelajar sejati, sehingga kehadiran guru tetap relevan sepanjang waktu,” pungkasnya (ozy/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan