Perkara Fee Proyek Lamsel, Agus BN Beber Perkenalan dengan Hermansyah dan Syahroni

  • Bagikan
Sebanyak lima saksi yakni, Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara yang sudah menjadi terpidana duluan Lalu mantan Bupati Lamsel Zainudin Hasan, Bupati Lamsel Nanang Ermanto dan Ketua DPRD Lamsel Hendri Rosadi saat menjadi saksi persidangan lanjutan suap fee proyek di Dinas PUPR Lamselatan Atas dua terdakwa yakni Hermansyah Hamidi dan Syahroni, di PN Tipikor Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Rabu (24/3). Foto M. Tegar Mujahid/ Radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID-Lima orang saksi dihadirkan di persidangan lanjutan suap fee proyek di Dinas PUPR Lamsel. Atas dua terdakwa yakni Hermansyah Hamidi dan Syahroni, di PN Tipikor Kelas IA Tanjungkarang, Bandarlampung, Rabu (24/3).

Kelima saksi itu yakni, Agus Bhakti Nugroho dan Anjar Asmara yang sudah menjadi terpidana fee proyek. Kemudian mantan Bupati Lamsel Zainudin Hasan yang kini menjadi terpidana dan menjalani hukuman di Lapas Cibinong Bogor. Lalu Bupati Lamsel Nanang Ermanto dan Ketua DPRD Lamsel Hendri Rosadi.


Dalam persidangan itu, Agus Bhakti Nugroho mengungkapkan peran Syahroni yang jadi koordinator pengumpul uang. “Karena memang Syahroni ini merupakan koordinator pengumpul fee proyek di Dinas PUPR Lamsel,” katanya, kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiq Ibnugroho.

Baca Juga:   Satu Keluarga Korban Lakalantas di JTTS Hendak Tahlilan di Sumsel

Menurut mantan Anggota DPRD Lampung ini, awal mula dirinya bisa mengenal Syahroni dikarenakan dikenalkan oleh Hermansyah Hamidi dirumahnya. “Waktu itu Bupati (Zainudin Hasan) memerintahkan saya untuk berkoodinasi dan komunikasi kepada Hermansyah Hamidi. Itu dikatakan beliau usai dua bulan baru menjabat sebagai Bupati Lamsel,” kata dia.

Perintah Zainudin Hasan itu disampaikan ke dirinya ketika Agus dipanggil ke ruangan Zainudin. “Saat itu saya dapat perintah untuk ke rumah Hermansyah Hamidi. Yang berada di dekat Lampu Merah Kaliawi. Kebetulan ketika saya disana ada Syahroni juga, jadilah saya dikenalkan oleh Hermansyah,” jelasnya.

Menurut Agus, yang dimaksud oleh Zainudin Hasan melakukan komunikasi itu yakni membicarakan fee proyek di Dinas PUPR Lamsel. “Karena kata Bupati bahwa mereka ini lah yang mengkondisikan sejumlah proyek di PUPR Lamsel. Waktu itu beliau bilang coba cek ke Pak Kadis (Hermansyah) terkait kegiatan yang mereka lakukan,” ujarnya.

Baca Juga:   Terkait Reklamasi di Pantai Dekat Jumbo Seafood, Enam Saksi Sudah Dipanggil

Ketika berada di rumah Hermansyah itu, Agus mendapat pesan penting. Dimana apabila ada keperluan apa-apa silahkan koordinasi dengan Syahroni. “Ya maksudnya kalau butuh (uang) koordinasi dengan Syahroni. Dalam penjelasan Hermansyah, bahwa Syahroni ini mempunyai peran penting terkait di Dinas PUPR Lamsel. Jadi Herman bilang ke saya bahwa, Gus ini yang melakukan semua kegiatan di PUPR, istilahnya koordinatornya,” tandasnya. (ang/wdi)




  • Bagikan