Perkara Jalan Ir. Sutami, Polda Lampung Tetapkan Lima Orang Tersangka

  • Bagikan
Petugas saat menunjukkan barang bukti uang Rp 10 miliar hasil dugaan korupsi saat ekpose di Mapolda Lampung, Senin (12/4). Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung berhasil menyita uang Rp 10 miliar dari PT Usahan Remaja Mandiri (URM). Foto M. Tegar Mujahid/radarlampung.co.id

RADARLAMPUNG.CO.ID -Kasus dugaan korupsi kegiatan pengerjaan kontruksi preservasi rekontruksi Jl. Ir Sutami-Sribahwono-SP Sribahwono masuk babak baru. Usai gelar perkara, Jumat (23/4) Ditkrimsus Polda Lampung menetapkan lima tersangka.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, gelar perkara penetapan tersangka dipimpin Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Mestron Siboro.”Dimana gelar perkara ini dilaksanakan bersama para penyidik, pengawas internal dan dari Inspektorat daerah,” katanya, pada Jumat (23/4) malam.


“Turut juga dihadiri oleh Kabagwasidik pun tim penyidik juga saksi ahli hukum. Yang telah menetapkan lima orang tersangka diduga pelaku tindak pidana korupsi. Saat ini proses penyidikan masih berlangsung,” ungkapnya.

Ditanya siapa saja nama atau inisial dari para tersangka tersebut, Pandra -sapaan akrabnya- menjelaskan rilis resminya sedang di susun. “Nanti ini (nama tersangka dan rilisnya) sedang kita susun,” katanya.

Baca Juga:   PPKM 3 Dihapus Namun Tetap Ada Pengetatan

Sebelumnya, polisi telah menyita uang Rp10 miliar terkait kasus dugaan korupsi kegiatan pengerjaan kontruksi preservasi rekontruksi Jl. Ir Sutami-Sribahwono-SP Sribahwono. Mesron Simboro sebelumnya menjelaskan, penyitaan barang bukti ini dari perusahaan PT Usaha Remaja Mandiri (URM). Yang mengerjakan nilai pagu proyek sebesar Rp147 miliaran. “Dengan total 60 kilometer,” katanya, Senin (12/4). (ang/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan