Kampus Bakal Terapkan Perkuliahan Hybrid

  • Bagikan
Pembelajaran tatap muka (PTM) akan dilakukan pada awal semester genap tahun akademik 2020/2021. Termasuk perguruan tinggi. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah telah memberikan izin kepada perguruan tinggi pembelajaran tatap muka mulai Januari 2021 mendatang. Rektor IIB Darmajaya Firmansyah Y Alfian mengatakan, pihaknya menyambut baik dengan sudah diizinkannya perkuliahan tatap muka bagi para mahasiswa.

“Kalau sudah diizinkan, InsyaAllah kita akan lakukan perkuliahan tatap muka, tentu saja juga dengan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya, Kamis (3/12).


Ia menuturkan, pada saat dilaksanakan perkuliahan tatap muka, infrasturukturnya juga harus dilengkapi, satgas covid-19 internal kampus dan segala sesuatunya juga akan dioptimalkan.

“Artinya perkuliahan tidak bisa dilaksanakan sebagaimana seperti biasa saat sebelum pandemi covid-19 ini. Di mana yang biasanya satu kelas berisi 40 -50 orang, mungkin akan kita isi dengan 15 -20 orang. Sistemnya akan kita lakukan hybrid, artinya dari 14 kali tatap muka, 50 persen luring, dan 50 persen daring,” jelasnya.

Baca Juga:   UIN Kembali Lakukan Vaksinasi untuk Mahasiswa

Atau kemungkinan lain, lanjutnya, akan diberlakukan ganjil genap, yang artinya mahasiswa dengan nomor induk mahasiswa ganjil akan masuk pada minggu pertama dan seterusnya.

Kemudian, terkait praktikum mahasiswa, pihaknya akan memperhatikan dulu kondisi kasus pandemi covid-19, namun jika praktikum akan dilakukan penuh secara luring, dosen mata kuliah bersangkutan harus mengajar dua kali.

“Karena praktikum secara daring agak sulit dilakukan. Artinya dosen harus mengajar dua kali karena mahasiswa praktikum juga akan dibagi dua,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya masih menunggu kepastian pelaksanaan perkuliahan tatap muka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan itu.

“Kalau misalkan Januari sudah bisa luring, ya perJanuari sudah kita lakukan perkuliahan tatap muka,” pungkasnya. (rur/sur)




  • Bagikan