Persidangan Dibuat Bingung oleh Keterangan Saksi Sadiman 

Sidang dugaan money politik di Kantor Gakkumdu, Rabu (11/7). Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Ketua Majelis Hakim, seluruh kuasa hukum pelapor dan terlapor serta semua yang ada di dalam persidangan penanganan laporan pelanggaran administrasi Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) di kantor Sentra Gakkumdu Lampung, dibuat bingung oleh salah satu keterangan saksi Sadiman, warga Kecamatan Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah.

Pasalnya, dalam persidangan tersebut dan dihadapan Ketua Majelis Hakim Fatikhatul Khoiriyah, Sadiman mengakui bahwa dirinya telah menerima uang sebesar Rp50 ribu dari tetangganya bernama Aminah.

BACA  Pelapor Diberi Waktu Tiga Hari Lapor ke Bawaslu RI

“Pada tanggal 25 Juni 2018 itu, bu Aminah datang kerumah saya, terus saya dikasih uang Rp50 ribu, ya saya ambil sajalah,” ujar Sadiman, dalam persidangan, Rabu, (11/7).

Setelah diberi uang tersebut, kata Sadiman, bahwa dirinya tidak mengetahui uang yang diberikan kepadanya untuk apa. “Saya nggak tahu uang ini buat apa, pokoknya bu Aminah cuma kasih saya uang, terus bu Aminah ini nggak bilang apa-apa dan saya juga nggak nanya. Namanya dikasih saya ambil saja,” kata dia.

BACA  Diatas Angin, Lagi Majelis Tolak Laporan Herman HN-Sutono

Sementara itu, saat ditanya oleh Ketua Majelis Hakim, apakah uang yang diterimanya tersebut untuk memilih salah satu paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung. Sadiman pun tetap tidak tahu.

“Saya nggak tahu uang itu apa, kan tadi saya sudah bilang, saya cuma dikasih saja. Jadi, saya datang kesini cuma mau bilang itu aja,” tegas Sadiman. (ndi/ang)

BACA  Kuasa Hukum Arinal-Nunik Serahkan Berkas Ratusan Halaman Kesimpulan TSM Tak Terbukti
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here