Pertumbuhan Kredit Perbankan Tumbuh Positif

  • Bagikan
Kepala OJK Lampung Bambang Hermanto saat memaparkan kinerja industri keuangan triwulan IV tahun 2020. Foto Ruri/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pertumbuhan kredit perbankan di Lampung mengalami pertumbuhan positif –mencapai 3,57 persen pada Desember 2020. Hal ini berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Lampung.

Kepala OJK Lampung Bambang Hermanto mengatakan, kredit perbankan Lampung masih relatif tumbuh cukup baik, jika dibandingkan nasional. Sebab, kreditnya didominasi pada sektor konsumtif, dan pertanian yang tidak terlalu terdampak oleh pandemi covid 19, yaitu mencapai 53,80 persen dari total kredit.

“Di Lampung sebesar 3,57 persen, atau Rp68,34 Triliun. Artinya Lampung mengalami pertumbuhan positif kalau dibandingkan nasional,” katanya, Rabu (17/2).

Ia menjelaskan, besar rasio NPL tertinggi adalah pada kredit sektor konstruksi sebesar 7,25 persen, perdagangan besar dan eceran sebesar 6,72 persen, dan pertambangan 4,61 persen.

Baca Juga:   Chandra Superstore Maksimalkan Layanan Belanja Online

Ia melanjutkan, di tahun 2021, rencana pertumbuhan kredit Nasional sebesar 7,5 persen plus minus 1 persen, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 4 persen plus minus 1 persen. Untuk Bank Himbara dan BPD di Lampung, peningkatan kreditnya sebesar Rp3,62 Triliun atau meningkat 10,76 persen, peningkatan kredit UMKM sebesar Rp2,31 triliun atau 10,62 persen, dan Rp2,71 Triliun atau meningkat 7,3 persen dana pihak ketiga.

“Artinya untuk Bank Himbara dan BPD ini berads di atas tarbet yang ditetapkan secara nasional,” katanya.

Kemudian, untuk bank umum swasta nasional, perkembangan perkreditannya relatif tumbuh tapi masih di angka 0,6 persen. Data tersebut masuk dari 20 BUSN dari total 29 BUSN yang ada di Provinsi Lampung.

Baca Juga:   Triwulan II 2021, Laba bank bjb Tumbuh 14,4 Persen

“Kami berharap angka tersebut bisa naik jika nanti data sudah lengkap dari semua BUSN di Lampung,” ucapnya. (rur/sur)




  • Bagikan