Tubaba  

Petani Tubaba Terima Bantuan Benih Padi


RADARLAMPUNG.CO.ID – Terdampak banjir, sebanyak 160 petani di Tiyuh (Desa) Gedung Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik (TBU), Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Lampung, menerima bantuan benih padi Inbrida. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Balai Tiyuh setempat, Selasa (12/4/2022) Pukul 10.00 Wib.

Acara tersebut juga dihadiri Wakil Bupati, Kepala Dinas Pertanian, Camat, Kepala Tiyuh, serta masyarakat penerima.
Dikatakan Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan, berharap melalui bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan dorongan berkualitas dari pemerintah kepada masyarakat petani agar dapat kembali menanam padi dengan benih di masa depan.





“Bantuan ini merupakan tawaran yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten dari Pemerintah Provinsi Lampung terkait adanya musibah yang menimpa petani di wilayah Gedung Ratu pada Februari lalu, dan alhamdulilah perhatian, sehingga pada hari bantuan dapat disalurkan.”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Syamsul Komar, mengatakan, setelah pihaknya melakukan pendataan dan investigasi terhadap bencana banjir lalu, didapat total 170 hektar lahan milik petani yang mengalami kerusakan dan tidak dapat melakukan panen secara optimal.

“Dan melalui penawaran yang kita lakukan, kita mendapatkan total 4,25 ton benih Padi Inbrida Varietas Inpari 32 dari pusat melalui provinsi, untuk diberikan kepada masyarakat, banjir yang terjadi di wilayah Gedung Ratu,” katanya.

Menurutnya, bantuan untuk benih hari ini diberikan kepada masyarakat melalui Gapoktan, dengan pembagian nantinya per hektar 25 Kg benih. “Selain bantuan khusus untuk petani banjir, terdapat juga bantuan reguler kepada Petani lainnya yang kita II
berikan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Tiyuh Juaini, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada warganya yang disebabkan bencana alam saat itu masyarakat bersama Pemerintah Tiyuh mengajukan bantuan untuk benih kepada dinas. Di Gedung Ratu dapat diandalkan ke depan dengan Dinas Pertanian agar bisa asuransi yang sebagian besarnya disubsidi oleh pemerintah. juga dapat dilakukan pembinaan secara optimal agar hasil panennya lebih baik,” pungkasnya. (fei/rnn/ang)