Peternak Ayam Petelur Tubaba Beber Cara Bertahan, Sebut Kunci Sukses di Pakan

  • Bagikan
Foto dok Deddy/radartuba

RADARLAMPUNG.CO.ID-Usaha ternak ayam petelur (ras) di Kabupaten Tulangbawang Barat mulai dilirik warga.
Asnawi, adalah salah satunya. Warga Tiyuh Balam Asri Kecamatan Way Kenanga ini sudah menggeluti usaha tersebut sejak tahun 2011.”Ya, sampai saat ini saya masih bertahan mas, karena usaha ini menghasilkan,”ungkapnya.

Dalam menjalankan usaha budidaya ayam petelur tersebut, tekniknya adalah dengan membeli bibit ayam yang sudah siap bertelur. Dengan usia sekitar 18 minggu. “Usia ini sudah siap bahkan sudah ada yang mulai bertelur. Tapi belum merata. Nah, puncak bertelurnya ketika sudah berusia 24-50 minggu,”ulasnya.


Dalam pemeliharaannya, pakan menjadi salah satu kunci utama keberhasilan produksi. Karenanya Asnawi tidak mau sembarangan dalam hal pakan.”Untuk pakannya kita beli jadi mas di pabrik. Tapi untuk sekarang dikarenakan harga yang melonjak naik kita menggunakan konsentrat dicampur dengan jagung giling dan dedak. Untuk airnya kita campur dengan antibiotik dan vitamin,” terangnya.

Baca Juga:   Percepatan Vaksinasi dan Basis Data, Pemkab Tubaba Lakukan Evaluasi

Terkait hasil produksi, lanjutnya, per 1.000 ayam rata-rata bisa menghasilkan 50 kilogram telur atau sekitar 900 butir. Dengan persentase produksi 90 persen.”Ya tetap hasil. Contoh untuk harga sekarang Rp21.500/kilogram, maka per seribu ayam menghasilkan 50 kilogram telur dikalikan harga tersebut hasilnya Rp1.075.000 per hari,” katanya.

Sedangkan untuk pakan, per seribu ekor menghabiskan pakan sekitar 115 kilogram. “Harganya Rp6.550 per kilogram. Jadi modal pakan Rp753.250 per hari. Jadi keuntungannya per hari Rp1.075.000 dikurang Rp 753.250. Yakni sebesar Rp 321.750 per hari. Belum dikurangi biaya pembelian antibiotik dan vitamin. Ya keuntungannya sekitar Rp250 ribu per hari,”tandasnya.

Asnawi juga sangat mendukung jika ada masyarakat yang berminat beternak ayam petelur. Sebab usaha ini juga bisa mendorong kemajuan perekonomian masyarakat.”Jika perlu ada bimbingan atau pembelajaran, kami siap untuk memberi pengetahuan yang kami tahu. Silahkan berkunjung langsung ke kandang kami yang ada di Balam Asri mas,”imbuhnya. (fei/rnn/wdi)




  • Bagikan