PGRI Lampung Peringkat 16 Olympiade Guru 2020

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Apresiasi untuk Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Lampung. Pada Olympiade Guru 2020 yang diselenggarakan Pengurus Besar (PB) PGRI Pusat secara virtual tanggal 18 hingga 24 November 2020, PGRI Lampung berdasarkan up date penilaian tadi malam (26/11) meraih peringkat ke-16. Yaitu dengan perolehan 1 medali emas, 6 medali perak, dan 26 medali perunggu (lengkap baca tabel).

Menurut Ketua PGRI Lampung Drs. Suharto, M.Pd., peringkat tersebut berkemungkinan meningkat lagi. Sebab, penilaian yang semula dijadwalkan tuntas tadi malam diperpanjang hingga hari ini.  “Sementara masih ada tiga bidang lomba lagi yang penilaiannya masih berlangsung. Prediksinya, kita (PGRI Lampung) dapat tambahan medali lagi,” terang Suharto didampingi Sekretaris PGRI Lampung Drs. M. Ilyas Effendi, M.M., Kamis (26/11).

Pada olympiade dalam rangka menyambut HUT PGRI Ke-75 dan Hari Guru Nasional (HGN) dengan jenis lomba olah ilmu, olah karya, dan olah karya ini, Lampung sendiri menurut Suharto mengutus 117 guru dan dosen untuk mengikuti kompetisi tersebut. Mereka adalah guru dan dosen terbaik dari kabupaten/kota di Lampung yang lolos seleksi karya tulis tingkat Provinsi Lampung.

“Ke-117 guru dan dosen inilah yang kita ikutkan pada Olympiade Guru 2020 tersebut. Dan alhamdulillah, 16 di antaranya berhasil meraih emas, perak, dan perunggu hingga secara keseluruhan kita ada pada peringkat ke-16 secara nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Kepala SMAN 9 Bandarlampung ini mengatakan bahwa PGRI punya kepedulian untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di tanah air dan Lampung khususnya. Dalam hal ini menurutnya tentu harus diawali dari mutu gurunya.

Karena itu, tandasnya PGRI rutin mengadakan berbagai pelatihan dan kegiatan pendukung lainnya bagi anggota guna meningkatkan kompetensinya. Tidak terkecuali melalui media sosial resminya seperti instagram, twiter, facebook, you tube, Tunas Tv PGRI, website, dan majalah online.

“Jika kompetensi gurunya baik, maka anak didiknya juga demikian. Sehingga secara keseluruhan, kualitas pendidikan kita baik,” tegasnya.

Kemudian untuk meningkatkan kompetensi guru tersebut, imbuhnya, kini PGRI juga punya Asosiasi Profesi Keahlian Sejenis (APKS). “APKS inilah yang memberikan ruang bagi guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan karyanya. Termasuk yang melakukan seleksi kompetensi bagi guru seperti yang kita ikutkan pada Olympiade Guru 2020,” terangnya seraya mengatakan olympiade diamksud juga sebagai sarana kompetisi guru dalam meningkatkan kompetensinya.

Guna bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan ini juga, Suharto menyeru seluruh guru di Lampung khususnya untuk bergabung di PGRI. Tentunya dengan masuk menjadi anggota dan melaksanakan apa yang menjadi kewajibannya sebagaimana diatur dalam AD/ART PGRI.

Karena menurutnya, kini dari total 104.400 guru di Lampung baik baik PNS maupun non-PNS yang tersebar pada sekolah negeri di bawah Kemendikbud dan Kemenag di Lampung, baru 67.960 guru yang sudah terdaftar menjadi anggota PGRI. Padahal untuk menjadi anggota PGRI sangat mudah. “Daftarnya cukup registrasi secara online melalui web PGRI: www.pgri.or.id,” jelasnya.

Sementara, puncak peringatan HUT Ke-75 PGRI bertema Kreativitas dan Dedikasi Guru menuju Indonesia Maju serta HGN bertema Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar besok (28/11) akan dilakukan upacara secara virtual. Upacara dibuka langsung Presiden RI Joko Widodo didampingi Mendikbud Nadiem Makarim dan dihadiri Gubernur DKI Jakarta selaku tuan rumah penyelenggara ini diikuti 116.000 guru se-Indonesia. “Dan, kita (Lampung, red) mengikutkan 1.500 guru dalam upacara virtual ini,” pungkasnya. (rim/wdi)

 




  • Bagikan