Pilbup Lamtim, Golkar Buka Pintu Koalisi

  • Bagikan
Ketua Partai Golkar Lamtim, Azwar Hadi. Foto Dwi/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id-Menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Lampung Timur buka peluang untuk berkoalisi.

Ketua DPD Partai Golkar Lampung Timur Azwar Hadi menjelaskan, keberhasilan partai Golkar memenangkan konstestasi pemilihan Gubernur Lampung tahun 2018 lalu merupakan salah satu modal politik dalam pemilihan Bupati Lamtim 2020 mendatang. Modal lainnya, adalah keberhasilan Partai Golkar Lamtim meraih 53.260 suara untuk DPRD Kabupaten Lamtim. Berdasarkan perolehan suara tersebut, Partai Golkar dapat menempatkan 7 kadernya di DPRD Lamtim.

Dilanjutkan, dengan perolehan suara dan kursi tersebut, Golkar tidak dapat mengusung sendiri pasangan Bupati dan Wakil Bupati. Karenanya, DPD Golkar siap berkoalisi dengan Parpol lain. “Untuk arah koalisi, kami akan melakukan komunikasi dengan parpol lain,”jelas Azwar Hadi.

Ditambahkan, untuk Pilbup mendatang Golkar akan memprioritaskan kader internal sebagai calon bupati atau wakil bupati. Namun, partainya juga membuka peluang bagi kader eksternal dan masyarakat luas yang ingin maju pada Pilkada tahun depan bersama Golkar. “Untuk koalisi dan penetapan calon yang akan diusung harus memiliki visi dan misi dan kepentingan yang sama,”imbuh Azwar Hadi yang juga merupakan calon terpilih untuk DPRD Provinsi Lampung ini.

Diketahui, berdasarkan hasil Pemilu 2019,  Partai Golkar berhasil menempatkan 7 kadernya di DPRD Lamtim.  Masing- masing dari daerah pemilihan (Dapil) 1  atas nama Ariyan Putra Marga, Dapil 2 (Andri), Dapil 3 (Imam Zaki Nurhidayat), Dapil 4 (Pahrudin), Dapil 5 (Hajat Sudrajat), Dapil 6 (Sudibyo) dan Dapil 7 (Made Subrata).

Dibanding Pemilu 2014 lalu, perolehan kursi untuk DPRD Lamtim mengalami peningkatan dari 6 menjadi 7.  Dari 7 caleg terpilih tersebut, 2 di antaranya merupakan incumbent, yakni Andri dan Sudibyo. Sementara, lainnya merupakan wajah baru.  (wid/wdi)




  • Bagikan