Pilih Kuliah di Darmajaya, Ini Kata Mahasiswa Asal Kenya

  • Bagikan
Francis Mukemba Mwau saat mengikuti kunjungan ke Pelindo II Cabang Panjang beberapa waktu lalu. FOTO HUMAS DARMAJAYA

RADARLAMPUNG.CO.ID – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya semakin diminati mahasiswa asing berbagai negara. Salah satunya mahasiswa asal Kenya, Francis Mukemba Mwau, yang menjalani aktivitas kuliah hingga kegiatan lainnya di kampus biru Darmajaya.

Francis –biasa dia disapa – mengaku fasilitas yang dimiliki Darmajaya sangat mendukung kegiatan perkuliahan mahasiswanya. Terlebih, Darmajaya juga telah bekerjasama dengan banyak universitas di Asia dan Eropa. Sehingga, dirinya juga bisa berinteraksi dengan banyak mahasiswa dari luar negeri.

Darmajaya, sebut Francis, adalah salah satu kampus swasta terbaik di Indonesia. Darmajaya mempunyai fasilitas yang membuat mahasiswa nyaman untuk belajar. Pada era 4.0 ini, sarana penunjang seperti wifi dalam jaringan sangatlah menjadi hal yang utama diberikan untuk memuaskan mahasiswa.

Baca Juga:   Unila Buka Tele-Edukasi untuk Pendampingan Pasien Covid-19

“Darmajaya memberikan itu semua kepada mahasiswanya dan jaringan internet di sini sangatlah kencang. Selain itu juga, Darmajaya menerima mahasiswa dari luar negeri dalam program pertukaran mahasiswa di setiap tahunnya. Dengan program tersebut, saya juga bisa berinteraksi dengan mahasiswa dari setiap negara di Darmajaya,” ungkapnya.

Mahasiswa Pascasarjana Manajemen tersebut juga senang menjalani program kunjungan ke sekolah yang diinisiasi oleh Darmajaya. “Hal ini membuat saya bisa mengerti banyak karakter pelajar di Lampung dan staf di Darmajaya. Berinteraksi dengan orang yang berbeda membuat saya membuka pikiran dan persepsi,” imbuhnya.

Dikatakannya, Darmajaya juga memiliki lembaga bahasa dengan kursus yang bervariatif seperti bahasa Inggris, Arab, Mandarin, dan Perancis. Francis juga selalu ikut membantu mahasiswa kampus biru untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris yang ia kuasai.

Baca Juga:   Unila Buka Tele-Edukasi untuk Pendampingan Pasien Covid-19

Selain itu, dirinya juga kagum dengan suasana Darmajaya yang membuatnya betah karena toleransi dalam menjalankan ibadah.

“Muslim, ketika adzan berkumandang langsung menuju masjid untuk salat dan nonmuslim juga mengingatkan di Darmajaya baik karyawan, mahasiswa hingga pimpinan. Kegiatan beribadah agama lainnya juga di sini difasilitasi melalui UKM,” katanya.

Menurutnya, Darmajaya tidak hanya dapat menjadi pilihan menimba ilmu mahasiswa-mahasiswi asing dari berbagai negara. “Saya sangat merekomendasikan kalian yang ada di Indonesia dan luar Indonesia untuk kuliah di sini. Darmajaya the best,” pungkasnya. (rls/rur/sur) 




  • Bagikan