Pilkakon Serentak Tanggamus Tetap Berpedoman Pada Surat Mendagri!

  • Bagikan
Massa menggelar aksi damai menyampaikan aspirasi agar tahapan pilkakon di Tanggamus tetap dilaksanakan, Kamis (13/8). FOTO EDI HERLIANSYAH/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Massa menggelar aksi damai di lapangan Pemkab Tanggamus, Kamis (13/8). Mereka mengharapkan ada kepastian tentang waktu pelaksanaan pemilihan kepala pekon (pilkakon) serentak.

Para pendemo tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Usai menggelar orasi, perwakilan massa yang terdiri dari APDESI, calon kepala pekon dan lainnya diundang dalam pertemuan di ruang utama Setkab Tanggamus.


Mereka berdialog dengan ketua panitia pemilihan kepala pekon tingkat Kabupaten Tanggamus yang juga Asisten I Fathurahman. Turut hadir Asisten III Jonsen Vanisa, Kapolres AKBP Oni Prasetya, Dandim 0424 Letkol Inf. Arman Aris Sallo, dan perwakilan Kejari Tanggamus.

Perwakilan APDESI Tanggamus antara lain menyampaikan seputar surat edaran Menteri Dalam Negeri tanggal 10 Agustus yang menyebutkan tentang penundaan pilkades Slserentak sampai selesainya pilkada.

Baca Juga:   DPRD Gelar Paripurna Penandatanganan MoU KUPA PPAS-P 2021

“Nah, kami ingin kepastian. Apakah tahapan pilkakon tetap dapat dilaksanakan. Lalu nanti setelah tanggal 9 Desember selesainya pilkada, tinggal dilakukan penetapan tanggal pencoblosan pilkakon serentak,” kata Dulmanan dari APDESI Tanggamus.

“Artinya, kami tidak mengabaikan surat Mendagri. Hanya saja diharapkan tahapan tetap dapat dilakukan, agar pasca tanggal 9 Desember, pilkakon di Tanggamus segera dilaksanakan,” imbuhnya.

Dialog tersebut berlangsung cukup panjang. Masing-masing pihak menyampaikan aspirasi, pendapat dan tanggapannya.

Akhirnya, juru bicara panitia pemilihan kepala pekon tingkat Kabupaten Tanggamus Asisten I Fathurahman menyimpulkan, Pemkab Tanggamus tetap berpedoman pada Surat Mendagri. Pilkakon atau pilkades serentak digelar setelah pilkada.

Terkait saran dari APDESI, boleh atau tidak tahapan pilkakon serentak dilanjutkan saat ini, pemkab akan menanyakan kembali ke Mendagri. (ehl/ais)




  • Bagikan