Pilkakon Tanggamus Terbanyak Kedua di Indonesia


Pilkakon Tanggamus Terbanyak Kedua di Indonesia

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus menggelar simulasi pemungutan suara pemilihan kepala pekon (Pilkakon) serentak tahun 2020 di lapangan pemkab, Jumat (4/12).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Dewi Handajani, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Kapolres AKBP Oni Prasetya, Dandim 0424/TGM Letkol Inf. Arman Aris Sallo dan Kajari David P. Duarsa.





Bupati Dewi Handajani menyampaikan, selain terkait pilkakon yang akan digelar 16 Desember mendatang, juga disosialisasikan Permendagri Nomor 17/2020.

“Kegiatan hari ini sebagai tambahan wawasan dan pengetahuan, khususnya kepada panitia. Sehingga pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar dan sukses bebas dari virus Corona,” kata Dewi.

Dilanjutkan, pelaksanaan pilkakon Tanggamus merupakan terbesar kedua di Indonesia. Di mana, ada 200 lebih pekon yang melaksanakan pemilihan.

Baca Juga:   Tanggamus Aman PMK, Pengawasan Lalu lintas Ternak Diperketat

“Pertama, Kabupaten Bogor. Kemudian Tanggamus dengan 220 pekon yang akan melakukan pemilihan,” sebut dia.

Sementara Kasubdit Fasilitasi Penataan Kewenangan Desa Dirjen Pemerintahan Desa Kemendagri Satria Gunawan menyampaikan penekanan Mendagri terkait persiap pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak dengan baik dan bijak.

Ini dilakukan melalui penguatan koordinasi, baik Forkopimda maupun forum koordinasi kecamatan. Khususnya antisipasi pengamanan dan penerapan protokol kesehatan.

“Segera tindaklanjuti Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 dengan instrumen hukum daerah. Pemerintah daerah telah menetapkan dalam hal dimaksud dan sebelum terbitnya Permendagri terdapat substansi yang bertentangan, maka perlu segera dilakukan penyesuaian agar tidak terjadi resistensi di daerah,” kata Satria.

Apabila nantinya dalam pelaksanaan pilkakon terdapat permasalahan, Satria meminta pemerintah kabupaten tidak ragu berkonsultasi dan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun Kemendagri guna memperkuat publikasi terhadap penerapan protokol kesehatan pada pilkades serentak yang aman dan bebas Covid-19. Baik aspek persiapan, pelaksanaan dan keberhasilannya.

Baca Juga:   Evaluasi Pilkakon Sistem E-Voting, Perangkat Error dan Kurang Sosialisasi

“Lakukan pemantauan dan evaluasi terkait dengan persiapan maupun pelaksanaan pilkades. Untuk selanjutnya dilaporkan kepada pemerintah daerah dan Kementerian Dalam Negeri,” pesan Satria.

Pada bagian lain, Kapolres Tanggamus AKBP Oni Prasetya mengungkapkan, pihaknya telah siap melaksanakan pengamanan bersama TNI dan instansi terkait.

“Setelah kami melaporkan terkait pilkakon Tanggamus, Insya Allah jika tidak ada perubahan dan semoga saja pilkada serentak di Lampung aman. Disiapkan 1.259 personel pengamanan. Termasuk dari Polres 350 personel, kemudian BKO Polda dan Brimob,” ungkap Oni Prasetya.

Kapolres juga menyatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan kerawanan pilkakon. Dilakukan identifikasi awal wilayah-wilayah rawan, termasuk geografis wilayah. Sehingga setiap TPS berbeda jumlah personel yang mengamankannya, tergantung kriteria tersebut. (ehl/rnn/ais)

Baca Juga:   DPRD Tanggamus Setujui LKPj. Bupati Tahun 2021