PLN UID Lampung Raih IGA 2021 Kategori Penanganan Sampah Plastik

  • Bagikan
Ilustrasi PLN

RADARLAMPUNG.CO.ID – PLN meraih The Best Indonesian Green Award setelah memenangkan enam kategori penghargaan pada ajang Indonesia Green Awards (IGA) 2021 yang diselenggarakan oleh The La Tofi School of CSR.

Pada ajang ini PLN mendapatkan 17 penghargaan atas program inisiatif lingkungan guna menjaga kelestarian alam yang telah dilaksanakan. Penghargaan IGA Awards ini diberikan kepada perusahaan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan melalui berbagai ragam kreatifitas.

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menjadi salah satu pemenang di kategori penanganan sampah plastik dengan Bank Sampah bersama di Label dari PLN UID Lampung.

General Manager PLN UID Lampung I Gede Agung Sindu Putra menuturkan, bank sampah tersebut didirikan di sekolah Xaverius Bandarlampung yang dinisiasi oleh PLN UID Lampung, Forum CSR Lampung dan Sahabat difabel.

Baca Juga:   BSI Mulai Satukan dan Integrasi Sistem Layanan di Wilayah Sumatera

Diharapakan, lanjutnya, dengan bank sampah tersebut dapat mengedukasi siswa sekolah juga dapat mengedukasi masyarakat sekitar untuk peduli terhadap sampah plastik berdampak pada lingkungan.

“Pemanfaatan bank sampah juga berkontribusi terhadap mendukung proses daur ulang sampah plastik,” ujarnya Rabu (28/4).

Untuk diketahui, Penghargaan IGA 2021 diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI), Alue Dohong. PLN meraih enam kategori meliputi kategori Pengembangan Keanekaragaman Hayati, kategori Pengembangan Pengelolaan Sampah Terpadu, kategori Penanganan Sampah Plastik, kategori Wisata Konservasi Alam, kategori Penyelamatan Sumber Daya Air, dan kategori Rekayasa Teknologi dalam menghemat energi/Penggunaan EBT.

Wakil Menteri KLHK, Alue Dohong menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemenang IGA 2021. Capaian ini menjadi salah satu refleksi komitmen perusahaan di dalam menjaga lingkungan termasuk untuk menurunkan emisi gas rumah kaca yang telah menjadi komitmen negara.

Baca Juga:   Hari Pertama Migrasi Rekening Berjalan Lancar 

“Untuk mencapai komitmen pemerintah mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen dengan upaya sendiri dan sampai 41 persen dengan dukungan internasional dibutuhkan peran serta seluruh pihak,” jelas Alue Dohong.

Sementara, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi menambahkan, dalam menjalankan bisnis kelistrikan, PLN mengacu pada ISO 26000 untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Keberlanjutan adalah kunci dalam setiap aspek pengembangan lini bisnis, termasuk keberlanjutan alam dan lingkungan.

“Capaian ini menjadi bukti dari konsistensi PLN yang terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan dan alam,” pungkasnya. (rur/rls/sur)



  • Bagikan