PMII Prihatin Adanya Radikalisme dan Terorisme di Indonesia

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Aksi teror yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia beberapa waktu yang lalu membawa duka tersendiri bagi mahasiswa. Hal ini membuat keprihatinan di organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bandar Lampung Erzal Syahreza Aswir mengaku prihatin dengan sekelompok orang yang melakukan teror. “Ini sangat memilukan,” kata Erzal saat memberi sambutan Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) PMII Komisariat IIB Darmajaya di Aula DPD KNPI Lampung, Sabtu (19/5).

Menurut dia, aksi teroris salah satunya ialah untuk mendirikan negara khilafah. Indonesia dengan keberagaman dan ideologi Pancasila telah berpuluh-puluh tahun membawa kedamaian. “Ini ada segelintir kelompok baru datang sudah membuat rusuh,” jelasnya.

Baca Juga:   230 Berkas Pelamar CPNS Pemkot Bandarlampung TMS

Dihadapan puluhan mahasiswa IIB Darmajaya sebagai peserta, ia menyampaikan pentingnya rasa cinta tanah air dan bangsa. Kecintaan terhadap NKRI akan membuat orang berfikir positif dan tidak akan menghancurkan negara. “Masuk PMII pasti cinta NKRI,” kata dia.

Menurutnya PMII selalu mengajarkan kecintaan terhadap negara. Pada setiap jenjang kaderisasi PMII selalu menanamkan kecintaan terhadap NKRI. “PMII cinta NKRI dan membentengi diri dari radikalisme,” kata dia.

Sementara itu, Ketua PMII Komisariat IIB Darmajaya, Rian Pahlevi berpesan kepada seluruh calon anggota PMII agar berproses dengan baik. Ia mengatakan, sebuah proses yang baik akan membawa hasil baik. “Karena proses tidak akan mengkhianati hasil,” ujar mahasiswa IIB Darmajaya ini. (rls/ang)




  • Bagikan