Polda Gerak Cepat Buru Pelaku Pembunuh Gajah

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Polda Lampung bergerak cepat atas kematian gajah betina di dalam kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur.

Kapolda Lampung Irjen Suntana mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Polisi Kehutanan terkait matinya gajah tersebut yang ditemukan di Lampung Timur.



“Kita akan kerja sama dengan polisi kehutanan dan memastikan hal itu tidak terjadi lagi. Kita juga akan kejar pelaku untuk mengetahui dimana gading itu dijual,” ujarnya, Selasa (13/2).

Baca Juga:   Dukung Penanganan Konflik Gajah, BPBD Lambar Turunkan Satu Regu Hingga Dapur Umum

Ia menambahkan, mati nya gajah tersebut ada kemungkinan perbuatan pelaku sindikat. Sebab dirinya mengetahui bahwa harga gading gajah tersebut sangat mahal.

“Kemungkinan ada sindikat, karena kita tahu harga gading itu kan tinggi sehingga melibatkan beberapa grub untuk mengambil gading tersebut,” jelasnya.

Baca Juga:   Big Fish ! Polda Lampung Sita Sabu 7, 2 Kilogram, Amankan Dua Tersangka

Diberitakan sebelumnya, seekor gajah betina mati di dalam kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur. Diduga kematian gajah tersebut akibat ulah pemburu liar.

Kapolres Lampung Timur AKBP Yudi Chandra mengatakan, gajah yang diperkirakan berusia 20 tahun itu ditemukan tewas di kawasan SPTN wilayah III Kuala Penet, resor Kuala Penet TNWK wilayah Kecamatan Braja Slebah.

Baca Juga:   Ganjar Pranowo Bakal Kunjungi Museum Transmigrasi

“Kematian gajah tersebut diketahui pertama kali pada Senin (12/2) kemarin sekitar pukul 09.58 WIB oleh petugas TNWK dan Polisi Kehutanan,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Selasa (13/2).(adm/wid/ang)






  • Bagikan