Polda Lampung Benarkan Pemeriksaan Perwira Berpangkat AKBP

  • Bagikan
ILUSTRASI INTERNET

RADARLAMPUNG.CO.ID-Polda Lampung angkat bicara terkait adanya perwira menengah (pamen) yang tengah diperiksa di Bidpropam Polda Lampung. Polda Lampung memastikan bakal menindak tegas anggotanya jika kedapatan melanggar aturan dan kode etik.

Kabidhumas Polda Lampung Kombes Sulistyaningsih, saat dikonfirmasi radarlampung.co.id membenarkan adanya pemeriksaan terhadap AKBP R.

“Tetapi terkait kabar itu memang benar. Tapi nanti saya akan koordinasikan dulu dengan Bid Propam Polda Lampung yang baru, karena kan masih masa transisi,” terangnya saat dikonfirmasi radarlampung.co.id, Selasa (8/1).

Tongkat kepemimpinan Bidpropam Polda memang baru saja beralih tangan dari Kombes Hendra Supriyatna ke AKBP Joas Periko Panjaitan, Selasa (8/1).

Sebelumnya, diberitakan seorang perwira menengah berpangkat AKBP berinisial R digerebek warga disekitar kediamannya, di Kecamatan Tanjungkarang Barat (TkB), Bandarlampung.

Baca Juga:   Waduh, Beras Bantuan PPKM Darurat Berkutu

Warga menggerebek kediaman R lantaran dirinya dicurigai warga berselingkuh. Sumber radarlampung.co.id, yang bertugas di Bidpropam Polda Lampung membenarkan terkait penggerebekan oknum perwira tersebut. “Sudah ditangani. Saat ini telah sampai di bagian Pertanggungjawaban Profesi (Wabprof) Bidpropam Polda Lampung,” jelasnya.

Dia menjelaskan, saat penangkapan oknum itu tidak sendiri. Melainkan dengan seorang wanita yang berusia sekitar 30 tahun.

Saat dikonfirmasi, salah satu Ketua RT di lingkungan kediaman AKBP R, Erfendi Sasmita mengatakan, tidak mengetahui kabar ada pengerebekan terkait oknum perwira tersebut. “Ya, kalau lihat (secara langsung. Red) enggak. Kalau enggak salah kejadian itu Sabtu (29/12) lalu. Saya baru tahu keesokan harinya bahwa warga menggerebek seorang pria membawa wanita di rumahnya,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, Selasa (8/1).

Baca Juga:   Mantan Kepala BPPRD Lamteng Didakwa Gelapkan Pajak PT GGP

Menurutnya, rumah yang digerebek oleh warganya tersebut merupakan indekost yang diketahui milik oknum perwira tersebut. “Kalau itu, memang punya dia. Kalau enggak salah sudah hampir lima tahun ini beroperasi,” terangnya. (ang/wdi)

 




  • Bagikan