Polisi Amankan 4 Orang Pelaku Penganiayaan

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Satreskrim Polresta Bandarlampung berhasil mengamankan empat orang terduga pelaku penganiayaan, yang menewaskan Bobby Adam (31), warga Perumnas Wayhalim, Bandarlampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana mengatakan, untuk saat ini anggotanya juga masih melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku lainnya.

“Sampai saat ini kita sudah mengamankan sebanyak empat orang pelaku pengeroyokan. Tentunya akan ada beberapa tersangka nantinya dan anggota kita masih melakukan pengejaran terhadap diduga pelaku lainnya,” tambahnya.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, penganiayaan tersebut diduga bermula saat kendaraan milik korban bersenggolan dengan milik pelaku. Hal tersebut memicu cek-cok antara pelaku dan korban.

“Dugaan motif awal karena adanya senggolan antara mobil dan motor. Kemudian terjadi cek-cok dan perseteruan antara korban dan pelaku,” tambah dia.

Resky juga mengatakan, akibat penganiayaan tersebut korban mengalami sejumlah luka. Namun, luka pada bagian kepala diduga menjadi yang paling fatal dan menyebabkan kematian pada korban.

Disinggung terkait jumlah total pelaku dalam peristiwa tersebut, Resky mengaku belum dapat menjelaskan secara rinci. Lantaran hal itu termasuk dalam teknis penyelidikan.

Baca Juga:   Mantan Kepala BPPRD Lamteng Didakwa Gelapkan Pajak PT GGP

Sejauh ini, polisi juga sudah mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang menyebabkan perseteruan dan besi cor yang digunakan untuk melukai korban.

“Untuk saat ini barang bukti sudah diamankan. Untuk barang milik korban, sementara ini belum ada laporan barang korban yang hilang,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga jl. Soekarno Hatta Bypass, Sukarame, Bandarlampung dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria yang tergeletak di dekat pembuangan sampah area SPBU Waydadi, pada Rabu (30/6) malam.

Pria yang ditemukan pertama kali sekitar pukul 22.30 wib tersebut diketahui menggunakan kaos hitam lengan panjang dan celana jeans biru tua sebatas lutut. Korban diduga baru meninggal sebelum ditemukan warga dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Adapun identitas korban diketahui bernama Bobby Adam (31), warga Perumnas Wayhalim, Bandarlampung. Dilihat dari sejumlah luka yang ditemukan ditubuhnya, korban diduga tewas akibat penganiayaan.

Hal tersebut dikuatkan oleh kesaksian salah seorang saksi, Toto, satpam SPBU Waydadi yang mengatakan dia sempat melihat sejumlah pemuda tidak dikenal di sekitar SPBU tersebut.

Baca Juga:   Advokat David dan Klien yang Divonis 2,5 Tahun Ajukan Banding, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya

“Saya waktu itu lagi ngawal bongkar-muat bahan bakar dari dalam tangki ke area penampungan. Terus di pinggir jalan datang sekitar 10 orang,” katanya, Kamis (1/7).

Dia mengatakan, para pemuda tersebut sempat terlihat cek-cok. Melihat hal tersebut, Toto kemudian berusaha menghalau mereka agar tidak masuk ke area SPBU. “Mereka sempat kelihatan uber-uberan. Jadi saya hadang supaya tidak masuk ke sini,” katanya.

Menurut Toto, dilihat dari penampilannya, sekelompok pemuda tersebut kemungkinan merupakan anak punk yang kerap mangkal di sekitar perempatan lampur merah.

Setelah sekelompok pemuda tersebut bubar, Toto kemudian pergi ke depan area SPBU dan berniat untuk memeriksa situasi. Di saat itu lah, dia menemukan korban sudah terkapar di dekat pembuangan sampah dengan sejumlah luka di tubuh.

“Setelah selesai bongkar-muat, saat cek lagi kedepan. Waktu itu mereka sudah bubar. Waktu itu juga saya lihat dia (korban, red) sudah tergeletak di samping kotak sampah,” pungkasnya. (Ega/yud)




  • Bagikan