Polisi Bekuk Tersangka Curat

  • Bagikan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Polsek Kotaagung berhasil menangkap seorang DPO pencurian dengan pemberatan (Curat) modus bobol bengkel berinsial HR (35). Selama menjadi buronan polisi, HR kerap berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas.

Kapolsek Kota Agung, AKP Sugeng Sumanto mengungkapkan tersangka ditangkap saat berada di rumahnya di lingkungan Pancawarna Kelurahan Kuripan, Kota Agung.


Penangkapan HR lantaran terlibat dalam pencurian di bengkel milik Suhadi di Jalan Harapan Kelurahan Pasarmadang, kemudian korban melapor kepada Polsek Kotaagung 3 September 2021.Selain itu, juga berdasarkan DPO/02/IX/2021/RESKRIM tanggal 10 September 2021, sebab tersangka tidak diketahui keberadaanya usai tiga rekannya ditangkap.

“Tersangka ditangkap pada, Kamis, 28 Oktober 2021 sekitar pukul 15.30 Wib,” ujar Sugeng Sumanto mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi.

Kapolsek menjelaskan, kronologis kejadian Curat yang dialami korban pada Selasa tanggal 27 Juli 2021 sekitar pukul 04.00 Wib  berupa alat-alat perbengkelan yaitu 1 buah Cutting Whell, 1 buah gerinda tangan, 1 buah generator 3000st, 1 buah roda di Jalan Harapan Kelurahan Pasar Madang, Kota Agung.

Baca Juga:   Setelah Flyover Pahoman Dimural, Berikutnya Flyover Pasar Tugu

Hal itu diketahui oleh korban sekitar pukul 04.30 Wib pada saat  korban mengecek bengkel miliknya dan mendapati barang-barang yang berada dibengkel sudah tidak ada lalu korban bersama saksi mencari diseputaran bengkel akan tetapi tidak ketemu.

“Akibat  kejadian  tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp9 juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kota Agung untuk ditindak lanjuti,” terang Kapolsek.

Sambungnya, pengungkapan kasus, bermula atas ditemukannya 2 barang bukti dari 3 tersangka yang lebih dulu ditangkap, pihaknya juga masih melakukan pencarian barang bukti lain yang diakui tersangka telah dijual kepada penadah.

Adapun peran HR, bersama dua tersangka yang telah terlebih dahulu ditangkap pada tanggal 10 September 2021 yakni MH (17) dan DA (17) melakukan Curat barang milik korban atas pesanan AR (36).

Baca Juga:   Setelah Flyover Pahoman Dimural, Berikutnya Flyover Pasar Tugu

“Atas permintaan AR, ketiga pelaku mencongkel pintu bengkel lalu masuk ke dalam bengkel dan mengambil barang-barang tersebut lalu dijual kepada pelaku AR,” imbuh Sugeng.

Atas penjualan barang hasil curian tersebut, pelaku MH, DA dan HR mendapatkan uang dari AR sebesar Rp700 ribu yang diterima oleh HR.

“Menurut keterangan AR dia memberikan uang sebesar Rp700 Ribu kepada HR dan menurut DA, MH mereka masing- mendapat Rp100 ribu,” ujarnya.

Saat ini, terus Kapolsek, tersangka dan barang bukti ditahan di Polsek Kota Agung guna proses penyidikan lebih lanjut. “Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana ancaman maksimal 7 tahun penjara,”pungkas Sugeng.(ehl/ral/wdi)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan