Polisi Ciduk Tiga Pelaku Pengedar Narkoba, Dua Diantaranya Pasutri

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Anggota Satuan Reserse Narkoba, Polres Lampung Timur berhasil menciduk tiga orang pelaku pengedar narkoba jenis sabu, dua diantaranya sepasang suami istri.

Kedua sepasang suami istri tersebut yaitu Hambali (58) dan Romyani (50) warga Desa Natar, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, nekat menjadi pengedar sabu, ditangkap di Desa Adirejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur, pada Jumat malam, (25/5), sekitar pukul 20.00 wib.

Kapolres AKBP Taupan Dirgantara melalui Kasat Narkoba Polres Lampung Timur IPTU Abadi mengatakan, penangkapan terhadap para pelaku pengedar berdasarkan dari laporan masyarakat, bahwa ditempat tersebut akan ada transaksi narkoba.

“Dari laporan yang kami terima, kamudian kami tindaklanjuti dan hasilnya kami menangkap sepasang suami istri ini sedang menunggu pembelinya,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, saat dihubungi via telepon, Sabtu, (26/5).

Baca Juga:   Advokat David dan Klien yang Divonis 2,5 Tahun Ajukan Banding, Ini Penjelasan Kuasa Hukumnya

Dari hasil penangkapan terhadap kedua pelaku, lanjut Abadi, pihaknya menemukan plastik klip yang diduga berisikan narkoba jenis sabu. “Ada dua plastik klip bening yang berisikan sabu seberat 2 gram yang dibawa pelaku pria disimpan didalam sakunya,” jelasnya.

Masih kata dia, pelaku sepasang suami istri ini nekat jadi pengedar narkoba untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

“Meraka mengaku kurang lebih sekitar enam bulan jadi pengedar. Pelaku yang lakinya ini nekat jadi pengedar kemungkinan penghasilan sebagai sopir kurang mencukupi,” kata dia.

Dia mengungkapkan, untuk mengetahui barang haram tersebut didapat dari mana, kemudian pihaknya melakukan pengembangan dan dari hasil pengembangan itu petugas kembali mencokok pelaku bandarnya.

Baca Juga:   Oknum Jaksa Terdakwa Perkara Narkoba Dituntut 10 Bulan

“Dari pengembangan kami menangkap bandar yang menyuplai kedua pelaku sepasang suami istri ini. Pelaku atas nama Yeyen (28),” urainya.

Dia menambahkan, pelaku bandar sabu itu ditangkap di kediamannya di Dusun Masgar, Desa Kota Agung, Kecamatan Tigeneneng, Kabupaten Pesawaran dan dari pelaku pihaknya menyita barang bukti narkoba jenis sabu dan satu unit timbangan digital.

“Barang bukti yang kami temukan di rumah pelaku enam bungkus plastik klip yang berisikan sabu dengan berat 37 gram, dua bundel plastik klip dan satu buah timbangan. Saat ini kami masih lakukan pengembangan lagi,” tandasnya. (ndi/ang)




  • Bagikan