Polisi Dalami Kasus Penemuan Mayat dalam Kantong Plastik

  • Bagikan
Ruang laundry di rumah sakit dipasangi garis polisi. Foto Elga Puranti/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Karyawan RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kantung plastik kuning, di ruang laundry, Senin (22/3) pagi. Korban bernama Suaidi Maulana (49), diduga tewas dibunuh lantaran ditemukannya berkas luka.

Zainabun (52), kakak korban segera datang ke rumah sakit Bhayangkara Polda Lampung. Setelah mendapatkan kabar yang menimpah sang adik. Di sana, jenazah Suaidi diotopsi untuk menemukan penyebab pasti meninggalnya korban.

“Saya dihubungi kakak ipar saya, tadi pagi. Dikabari soal ini, kemudian langsung dijemput kakak ipar saya di rumah, lalu langsung ke rumah sakit,” ungkap Zainabun, Senin (22/3).

Dia mengatakan, korban telah menikah dan memiliki tiga orang anak perempuan. Korban telah bekerja di RSUD Dr. A. Dadi Tjokrodipo sejak 2013 lalu. Pada Sabtu malam, korban masih terlihat di sekitar rumah sakit.

Baca Juga:   Susul ke Sawah, Istri Temukan Suami tak Bernyawa

“Kami akan lakukan visum, karena korban meninggal dalam kondisi yang tidak wajar. Terlebih, ditemukannya luka di tubuh korban. Saya memang belum melihat jenazah (korban, red), tapi kepolisian bilang kalau meninggalnya tidak wajar dan ada luka dibagian tubuh adik saya,” tandasnya.

Terpisah, Kapolsek Telukbetung Selatan (TbS), Kompol Hari B masih menunggu hasil visum guna menentukan penyebab kematian korban.

“Kalau motifnya belum ketahuan. Dibunuh atau tidak, kami masih belum bisa menyimpulkan karena kami masih menunggu hasil dari otopsi,” katanya.

Menurutnya, Petugas masih melakukan penyelidikan yang mendalam bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandarlampung. Sebab, dalam tubuh korban ada bekas jeratan di bagian leher korban.

Baca Juga:   2022, Unila Target Ada 100 Guru Besar

“Saat ditemukan, korban terikat di bagian leher. Kita masih mencari tahu apakah korban meninggal karena kehabisan oksigen atau terdapat luka dalam,” tandas. (Ega/yud)





  • Bagikan