Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal, Lima Tersangka Diamankan

  • Bagikan
Para tersangka yang berhasil diamankan aparat kepolisian. Foto dok Polres Waykanan

RADARLAMPUNG.CO.ID-Polres Waykanan mengungkap kasus penambangan emas ilegal di Waykanan. Menurut Kasatreskrim Iptu Des Herison Syafutra, polisi membongkar aksi tambang ilegal di empat lokasi berbeda. Selain itu, polisi juga mengamankan lima orang tersangka. Yakni IR (29), YM (23), AS (21), S (33) dan T (46). Seluruhnya merupakan warga Waykanan.

Menurut Des Herison, pada minggu (20/12/2020) polisi menindaklanjuti laporan warga terkait adanya penambangan emas ilegal. Polisi lantas melakukan penyelidikan.

Di pinggir aliran sungai Binjai Blambanganumpu, petugas mendengar suara mesin dan langsung melakukan pengecekan. Hasilnya ditemukan tersangka tengah menambang emas menggunakan mesin yang ditembakkan ke tanah.

Baca Juga:   UTBK-SBMPTN di Unila, 8249 Calon Mahahasiswa Jalani Ujian

“Petugas mendapati empat pelaku penambang sedang bekerja ketika ditanyakan surat izin yang sah dalam usaha pertambangan tidak memiliki atau mempunyai surat izin untuk melakukan kegiatan tambang TI darat tersebut dari pemerintah yang berwenang sehingga langsung dihentikan tanpa melakukan perlawanan,” katanya.

Di lokasi berbeda yang berjarak 30 meter dari lokasi pertama, polisi juga menemukan penambangan liar dan mengamankan T.

Kemudian pada Rabu (27/1), di pinggir aliran sungai Neki Dusun Bukit Jambi Kampung Gunung Katun Kecamatan Baradatu Kabupaten Way Kanan polisi juga menemukan tambang ilegal. Namun, para pelaku berhasil melarikan diri saat digerebek polisi. Sehingga polisi hanya berhasil mengamankan barang bukti.

Baca Juga:   UTBK-SBMPTN di Unila, 8249 Calon Mahahasiswa Jalani Ujian

“Pada Kamis (4/2) sekitar pukul 10.00 WIB petugas gabungan dari Polres Way Kanan, Kodim 0427 Way Kanan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Way Kanan melakukan penertiban penambangan emas illegal di aliran sungai Kalimas Kampung Gunung Sangkaran Kecamatan Blambangan Umpu Kabupaten Way Kanan. Namun pada saat tiba dilokasi diduga para pelaku penambangan tidak ada berada ditempat. Kemudian petugas hanya berhasil mengamankan barang bukti,” katanya.

Baca Juga:   UTBK-SBMPTN di Unila, 8249 Calon Mahahasiswa Jalani Ujian

Des Herison Syafutra menghimbau agar aktivitas penambangan emas ilegal dihentikan. Selain melanggar hukum lanjutnya, juga membahayakan warga. Zat merkuri atau air raksa yang digunakan merupakan zat yang tidak terurai sehingga bisa termakan ikan. Jika Ikan itu dimakan manusia maka dikhawatirkan berdampak buruk terhadap kesehatan. “Apabila mereka masih sembunyi-sembunyi melakukan penambangan emas ilegal yang ada di Kabupaten Way Kanan, maka akan ditindak sesuai aturan yang berlaku,” katanya. (sah/wdi)



  • Bagikan



Lampung Barat Diguncang Gempa Tektonik Bejat! Paman Cabuli Keponakan Hingga Hamil Delapan Bulan ASDP Tak Melayani Pemudik, Kecuali…