Polisi Indentifikasi Pelaku Perampokan BNI Link

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Aparat Kepolisian Polsek Bukit Kemuning, hingga kini masih terus melakukan upaya penyelidikan guna menangkap para pelaku aksi percobaan perampokan yang mengakibatkan pemilik usaha BNI link yakni Sadiran (53), menderita luka bacok dan tembak yang terjadi di kediamannya, pada Selasa (2/2), malam.

Panit Reskrim Polsek Bukit Kemuning, Iptu Irfan mewakili Kapolsek AKP Tatang mengatakan, pihaknya kini masih melakukan upaya penyelidikan atas kasus percobaan perampokan terhadap Sadiran (53), pemilik usaha BNI Link yang mengalami luka bacok dan tembak oleh kawanan pelaku bersenjata tajam dan senpi. “Sampai saat ini, kita masih melakukan penyelidikan terhadap kasus itu,” Katanya.


Dia menjelaskan, dari hasil olah TKP dan keterangan saksi diketahui korban ditembak dari jarak sekitar 2 meter menggunakan senjata api sofgan dan para pelaku tidak berhasil membawa harta korban karena saat kejadian korban mencoba melakukan perlawanan dan berteriak minta tolong.

Baca Juga:   Melawan, Tiga Tersangka Residivis Curat di Dor!

“Para pelaku diduga kuat adalah pemain lama dan kini kami masih mengidentifikasi serta memburu para pelakunya tersebut,”katanya.

Terpisah, salah seorang kerabat dekat korban, Puji (45) mengaku, kondisi korban saat ini masih terbaring di rumah sakit.
Kendati demikian kata dia, kondisinya sudah sadar yang sebelumnya sempat drop, akibat luka yang dideritanya.

“Kondisi Sadiran saat ini berangsur membaik dan sudah mau di ajak ngomong dalam kondisi masih terbaring lemah. Dia dirawat di rumah sakit Handayani Kotabumi,”katanya.

Sebelumnya Sadiran, sempat menjalani perawatan oprasi akibat luka bacok di lengan kanannya dan pada luka tembak pada bagian dada tembus oleh peluru.

“Kami sebagai keluarga, hanya berharap secepatnya para pelaku itu, segera di tangkap oleh polisi,” kata dia, seraya mengatakan hal itu guna untuk kenyamanan masyarakat Kecamatan Bukitkemuning, dengan teror serupa.

Baca Juga:   Pemkab Lampura Dorong Sektor Perikanan jadi Destinasi Wisata

Sebelumnya, Warga dusun II Sidodadi,  Desa Muara Aman, Kecamatan Bukitkemuning, Lampura, digegerkan atas peristiwa perampokan menggunakan senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) di salah satu BNI Link milik warga setempat, Selasa, 2 Februari, sekitar pukul 19.45 WIB.

Akibatnya, korban bernama Sadiran(53), menderita luka sayatan benda tajam di bagian lengan sebelah kanannya. Dia dibacok seorang pelaku dan luka tembak di badannya. (ozy/yud)




  • Bagikan