Polisi Masih Buru Dua Pelaku Penusukan Ricuh Pilkades

  • Bagikan
ILUSTRASI/FOTO NET

radarlampung.co.id – Anggota Polres Pesawaran masih mengejar dua dari tiga terduga pelaku penusukan terhadap almarhum Mursal (55), dalam kericuhan pemilihan kepala desa (Pilkades) di Desa Banjarnegeri, Kecamatan Waylima, Senin (21/10). Saat ini baru satu orang yang diamankan, yakni D.

”Kalau yang satu, berinisial D kita amankan saat berada di Padangcermin, Sabtu (27/10),” kata Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Senin (28/10).

Menurut dia, penangkapan terhadap D memudahkan penanganan kasus tersebut. ”Mudah-mudahan segera kita tangkap dua lainnya. Ketiga terduga ini masih memiliki hubungan keluarga dengan salah satu calon kades,” ujarnya.

Sementara untuk laporan pemukulan terhadap panitia pilkades, Popon menyatakan pelakunya melibatkan salah satu calon kades. Dalam kasus ini, dua orang diamankan.

”Sudah bisa kita pastikan pelaku pemukulan panitia pilkades merupakan salah satu calon kades. Saat ini dalam upaya penangkapan,” tegasna.

Diketahui, Mursal, warga Pekon Banjarmanis, Kecamatan Gisting, Tanggamus tewas setelah menjadi korban penganiayaan pada pilkades di Desa Banjarnegeri, Kecamatan Waylima, Pesawaran, Senin (21/10). Ia mengembuskan nafas terakhir sekitar pukul 08.0 WIB, Jumat (25/10).

Kepala Dinas Kesehatan Pesawaran Harun Tri Djoko mengatakan, diduga Mursal tewas karena infeksi pada luka tusuk yang dialaminya. ”Saya dapat laporan dari petugas medis ambulans, diprediksi (penyebab tewasnya Mursal) karena bagian luka tusuknya membiru,” kata harun.

Dengan menggunakan ambulans Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran, jenazah Mursal dibawa ke rumah duka. ”Jenazah kita antarkan ke rumah duka di Tanggamus dengan ambulans,” sebut dia. (ozi/ais)




  • Bagikan