Polisi Masih Kembangkan Kasus Upal di Bandarlampung

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Polresta Bandarlampung masih melakukan pengembangan peredaran terkait uang palsu (upal) senilai Rp90 juta yang dimusnahkan oleh Kejaksanaan Negeri (Kejari) Bandarlampung, pada Kamis (17/5).

Wakapolresta Bandarlampung AKBP Yudy Chandra Erlianto mengatakan, kasus perkara peredaran upal masih dalam pengembangan dan upaya penyelidikan anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandarlampung.

“Telah kami serahkan ke Satreskrim dan telah dilakukan upaya pengembangan serta penyelidikan,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri pemusnahan barang bukti di kantor Kejari Bandarlampung, Kamis, (17/5).

Dia menambahkan, bahwa pihaknya akan terus mengawasi terkait peredaran uang palsu yang ada di Kota Bandarlampung.

“Yang pasti akan kami terus awasi, kami juga punya tim satgas pangan bisa membantu mengawasi,” tandasnya.

Baca Juga:   Ini Instruksi Walikota Terkait Bandarlampung Masuk dalam Kategori PPKM Level 4

Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung melaksanakan pemusnahan sejumlah barang bukti berupa narkoba, uang palsu dan obat-obatan ilegal, Kamis, (17/5).

Barang bukti yang dimusnakan yakni narkoba sebanyak 125 gram sabu-sabu, 25 kilogram ganja, 10 gram pil ekstas, uang palsu sebesar Rp. 90 juta rupiah dan obat-obatan serta kosmetik berbagai macam merk. (ndi/ang)




  • Bagikan