Polisi Pastikan Aparat Pekon Tewas Bunuh Diri

  • Bagikan
sumber ilustrasi alwafd.news

RADARLAMPUNG.CO.ID – Hasil visum et repertum yang dilakukan dokter Puskesmas Bandarnegeri Suoh (BNS) dan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh aparat kepolisian menyatakan Gunawan tewas karena bunuh diri.

Aparat Pekon Gunungratu, Kecamatan Bandarnegeri Suoh ini ditemukan tidak bernyawa di tebing Pekon Tembelang, Kamis (7/10). Lehernya terjerat seutas tali.


Kasatreskrim Polres Lambar AKP M. Ari Satriawan mewakili Kapolres AKBP Hadi Saepul Rahman mengungkapkan, berdasar hasil visum at repertum yang dilakukan oleh petugas medis, tidak ditemukan tanda-tanda yang mengarah kepada pembunuhan.

“Hasil visum yang dilakukan oleh dokter, menemukan luka lebam melingkar total pada leher, garis setengah melingkar di leher, pecah pembuluh mata, keluar cairan dari dalam hidung dan keluar sperma. Tidak ditemukan luka memar perlawanan atau lainnya dan tangan dalam keadaan mengepal. Bisa dipastikan bahwa ia meninggal karena bunuh diri,” kata M. Ari.

Baca Juga:   DP2KBP3A Gelar Pelatihan dan Pembinaan Terpadu Kampung KB

M. Ari menuturkan, awalnya Rabu (6/10), Sutirah, seorang pemilik kebun menemukan motor Yamaha Vixion BE 3085 VT. Ia kemudian melaporkan temuan itu kepada Kepala Dusun Way Asem, Kadun.

Selanjutnya Kadun datang dan memeriksa lokasi. Ditemukan kartu vaksin atas nama Gunawan dan ponsel yang sudah pecah. Ia langsung melapor ke Sekretaris Desa Gunungratu.

“Sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis (7/10), saksi menemukan mayat korban dengan posisi tergantung di pohon di sebuah lembah,” ujarnya.

Dilanjutkan, berdasar keterangan saksi, sekitar pukul 07.30 WIB, Rabu (6/10), Gunawan bertemu dengan saksi Khoirul Anwar untuk mengambil uang Rp 1 juta. Namun ia hanya diberi Rp500 ribu.

Saat ia menangis dan mengatakan ingin pergi dari rumah karena sudah membuat malu keluarga. (nop/ais)




  • Bagikan