Polisi Tetapkan Oknum Dewan Waykanan Nyabu Jadi Tersangka

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung meningkat status tersangka terhadap oknum anggota DPRD Kabupaten Waykanan bernisial Haidir Alhab bersama rekannya Imam.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen mengatakan, pihaknya telah melanjutkan gelar perkara kembali secara meraton dengan dibantu
Kabag Wasidik dan beberapa penyidik senior.

“Jadi hasil gelar perkara tadi kesimpulannya untuk kedua orang lagi yakni Haidir Alhab dan Imam, statusnya sebagai tersangka penyalagunaan narkoba,” ujarnya, Selasa, (17/7).

Shobarmen menuturkan, penetapan tersangka sebagai penyalagunaan narkoba dilihat dari kronologisnya dan rangkaian ceritanya. Dimana, pertama kali anggota menangkap tersangka CHR selaku bandar.

“Karena pada saat dilakukan penggerbekan itu ditemukan ada sabu 200 gram, yang sudah di pecah menjadi paket kecil yang siap diedarkan, dari CHR ini lalu kami tangkap dua orang lagi yaitu AND dan Rojali, dari keduanya ditemukan sabu seberat 5 gram,” terangnya.

Baca Juga:   Vaksinasi Covid-19 Bagi Masyarakat Umum di Tanggamus Tunggu Kiriman Stok Vaksin

Dari hasil pengembangan kedua tersangka AND dan Rojali, lanjut Shobarmen, pihaknya kembali menangkap kedua orang lagi bernisial Haidir Alhab dan Imam.

“Tapi, tidak kami temukan barang bukti narkoba dari Haidir Alhab dan Imam ini, makanya kami tetapkan tersangka penyalagunaan narkoba,”

Dia menambahkan, atas perbuatannya tersangka Haidir Alhab dan Imam dikenakan pasal penyalagunaan narkoba yakni pasal 127 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Sedangkan tersangka CHR dikenakan pasal bandar dan kedua tersangka lagi yakni Rojali dan AND dikenakan pasal pengedar,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung telah menggelar perkara kasus narkoba yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Waykanan Haidir dan oknum anggota disertir TNI CHR serta ketiga orang lainnya. (ndi/ang)




  • Bagikan