Polisi Turun, Pulbaket Kasus Beras Rusak

  • Bagikan
Sisa beras bantuan pangan untuk penanganan virus Corona di Lampung Barat yang sudah disortir. FOTO NOPRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

radarlampung.co.id – Satreskrim Polres Lampung Barat mulai mengumpulkan bahan dan keterangan (Pulbaket) pengadaan bantuan pangan berupa 350 ton beras dan 140.000 kaleng ikan kemasan.

Program ini bersumber dari Biaya Tak Terduga (BTT) APBD Lambar 2020 senilai Rp8 miliar yang dilaksanakan CV Aneka Sarana.


Diketahui, nilai beras dan ikan kaleng yang didistribusikan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menjadi pertanyaan. Paket 10 kilogram beras dan empat kaleng itu bernilai Rp200 ribu.

Berdasar pantauan, kualitas beras yang dibagikan kepada masyarakat diduga kuat bukan premium. Bahkan, beras yang diterima dalam kondisi rusak.

Kasatreskrim Polres Lambar AKP Made Silpa Yudiawan mewakili Kapolres AKBP Rachmat Tri Haryadi mengungkapkan, pihaknya langsung menindaklanjuti informasi yang diterima dengan melakukan Pulbaket.

Baca Juga:   Tekab 308 Polres Tanggamus Bergerak, Tangkap Dua Tersangka dan Sita 14 Motor

“Iya masih Pulbaket,” kata Made. Sejauh ini belum ada langkah seperti mendatangi gudang penyimpanan beras milik penyedia untuk melakukan pengecekan langsung.




  • Bagikan