Polres Mesuji Pantau Daerah Rawan Kondisi Alam

  • Bagikan
Jajaran Polres Mesuji menggelar coffe morning/colling sistem bersama Pemkab Mesuji, KPU, Bawaslu, partai politik, dan lintas sektor di aula sekretariat Pemkab Mesuji Kamis (31/1) agar pemilu damai dan sejuk. FOTO ARDIAN/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Jelang Pemilu 2019, Polres Mesuji mulai memetakan tingkat kerawanan Pemilu dan sejumlah wilayah yang terpantau rentan terhadap gangguan di daerah tersebut.

Kapolres Mesuji AKBP Edi Purnomo mengatakan, untuk tingkat kerawanan yang dimaksud adalah jarak lokasi dan tingkat kerentanan alam yang dikhawatirkan menjadi ancaman terhadap kelancaran Pemilu.


“Di antaranya untuk pengamanan kotak suara, baik dari ancaman alam maupun ancaman lainnya. Dan ini akan terus kita pantau sampai hari H nanti. Sebab Mesuji hampir semua di 7 Kecamatan ada beberapa desa pinggir sungai yang bisa kita bilang rentan kondisi alamya,” sebut Edi kepada Radarlampung.co.id usai menggelar acara cooling sistem Kamis (31/1) siang.

Baca Juga:   Jalan Kembali Menuju Ka'bah, Albert Alam Targetkan Minimal Enam Kursi di Parlemen

Dia menjelaskan, untuk pengamanan Pemilu di wilayah Polres Mesuji, terdapat sebanyak 105 desa di 7 kecamatan. Dan, jumlah ini akan dikawal dengan pengamanan polisi serta gabungan Linmas, TNI, dan Pol PP.

Disinggung daerah rawan konflik, menurutnya sejauh ini masih aman terkendali. “Semoga sampai hari H nanti akan tetap aman terkendali agar proses Pemilu di Mesuji berjalan lancar dan aman,” pungkasnya. (muk/sur)




  • Bagikan