Polres Waykanan Bentuk Tim Khusus Anti Begal


Polres Waykanan bentuk tim khusus anti begal dan tempatkan sniper di titik Rawan C3. Foto Ist.
Polres Waykanan bentuk tim khusus anti begal dan tempatkan sniper di titik Rawan C3. Foto Ist.

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di bulan suci Ramadhan, Polres Waykanan dan Jajaran membentuk tim satuan tugas (satgas) Anti Begal, hari ini (20/4).

Kehadiran Tim Satgas Anti Begal Polres Waykanan dipimpin langsung oleh Kasatreskrim, berisikan anggota Polres Waykanan dan Polsek jajaran dalam rangka penanggulangan kejahatan C3 (curat, curas dan curanmor).





Hal itu juga sekaligus mengamanati penekanan Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Hendro Sugiatno.

“Kami akan terus berupaya memberantas segala bentuk aksi kejahatan di wilayah hukum Polres Waykanan. Terlebih di bulan suci Ramadhan ini,” ucap Kapolres Waykanan AKBP Teddy Rachesna.

Menurutnya, dengan adanya tim khusus ini diharapkan tindak kejahatan di Waykanan, khususnya C3 akan berkurang. “Tugas tim khusus itu untuk menindak tegas para pelaku pidana C3 hingga tidak ada ruang bagi para pelaku, khususnya komplotan begal di wilayah hukum Polda Lampung khususnya di Way kanan,” ujar AKBP Teddy.

Bahkan di Lampung, lanjut dia, kalau ada begal yang terbunuh oleh korban karena membela diri, tidak akan diproses hukum. Dan, Irjen Hendro Sugiatno akan memberi penghargaan bagi warga yang dapat melumpuhkan begal.

Selain itu, dalam upaya menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Waykanan tetap aman dan kondusif, pihaknya akan meningkatkan kegiatan Patroli PRESISI Ramadhan di daerah rawan, termasuk Jalan Lintas Sumatera Kabupaten Waykanan.

Sebab, menurutnya keamanan menjelang lebaran hari raya Idul Fitri 1443 H menjadi fokus utamanya pihaknya karena kemungkinan berbagai aksi kejahatan berpotensi meningkat.

Masih menurut Teddy, di Waykanan ada empat kecamatan yang rawan kejahatan. Di situ nanti akan dibagi sesuai dengan kring serse dan akan disebarkan personil. Dan, di setiap titik tersebut akan ditempatkan perwakilan personel yang mempunyai keahlian menembak untuk dijadikan sniper.

“Tim Satgas Anti Begal yang barusan kami bentuk, nanti akan ditempatkan di setiap daerah yang dianggap rawan terhadap kejadian begal. Itu merupakan atensi langsung Bapak Kapolda Lampung guna memberikan rasa aman kepada masyarakat Waykanan,” ucapnya.

Pihaknya juga tidak akan segan melakukan tindakan tegas kepada para pelaku kriminal yang meresahkan atau pun membahayakan masyarakat.

“Namun tentunya kami tetap butuh bantuan masyarakat, dengan jalan lebih waspada dan berhati-hati. Serta meningkatkan keamanan di lingkunganya masing-masing agar tidak memicu peningkatan kejahatan,” imbau AKP Teddy Rachesna. (sah/sur)