Polresta Dalami Dugaan Radikalisme

  • Bagikan

radarlampung.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Bandarlampung terus mendalami dugaan tindak pidana ujaran kebencian terhadap AL, warga Telukbetung Barat, Bandarlampung yang dilakukan di media sosial.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, belum ditemukan adanya keterkaitan AL dengan kelompok tertentu. Baik Jamaah Islamiyah (JI), maupun Jama’ah Ansharut Daulah (JAD).


Hal tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Resky Maulana. “Sementara masih pemenuhan alat bukti. Kami masih mendalami dugaan pelanggaran UU ITE, dari konten yang bersangkutan di media sosial,” katanya.

Lebih jauh dia mengatakan, AL juga sudah menjalani pemeriksaan oleh pihak Penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polresta Bandarlampung. Sementara, AL masih menyandang status sebagai saksi dan sudah dipulangkan ke kediamannya.

Baca Juga:   Alasan Ingin Buang Air, Ibu si Bayi Menghilang di Jalan Lintas

“Sementara yang bersangkutan sudah dipulangkan. Kita akan melakukan pemanggilan kembali jika memang dibutuhkan, beserta pencarian alat bukti. Sementara ini masih tetap kita awasi,“ tandas dia.

Diketahui sebelumnya, Petugas kepolisian mengamankan seorang berinisial AL, warga Telukbetung Barat, Bandarlampung, Rabu (14/4) malam. AL diamankan atas dugaan keterkaitan jaringan radikal yang ada di Bandarlampung.

Berdasarkan sumber yang dihimpun turut membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang terduga radikal itu. “Silahkan konfirmasi ke Polresta (Bandarlampung). Karena mereka yang mengamankan,” katanya, Kamis (15/4).

Secara terpisah, ketika dikonfirmasi ke Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Yan Budi Jaya tak membantahnya. “Ya benar. Tapi kini masih didalami. Kita upayakan untuk deteksi dini,” kata Yan Budi Jaya.

Baca Juga:   Tiga Rumah Terbakar

Dirinya pun menambahkan, informasi sementara deteksi dini dilakukan aparat via media sosial. Hal itu untuk mengamankan terduga jaringan tersebut. “Ya kini masih didalami. Tapi jaringan atau bukan itu nanti kewenangan ada di Densus 88 Mabes Polri,” ungkap dia. (Ega/yud)





Baca Selengkapnya...





  • Bagikan